
Penanews.id, BANGKALAN- Raden Rizma Aulya Dwitasari, adalah seorang pelajar asal Bangkalan, di SMK 1 Bangkalan. Ia berkeluh kesah soal biaya pendidikan.
Risma mengaku belum mendapatkan hak pendidikan gratis seperti yang selama ini selalu digaungkan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur.
Rizma mengatakan pernah mengajukan Surat Keterangan Tidak Mampu kepada pihak sekolah, namun pengajuan itu tidak digubris sama sakali.
Cerita Rizma itu terungkap setelah Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron menyambangi kediamannya di Jl. Hoscokroaminoto No.80 kelurahan pangeranan.
Kedatangan Ra Latif, sapaan lekat Bupati ujung barat pulau Madura itu sejatinya untuk menyerahkan bansos sembako terhadap warga terdampak kebijakan PPKM.
Namun setelah berdialog dengan beberap warga, ra latif sapaan bupati malah mendaptkan keluhan Rizma tentang biaya pendidikan selama pandemic covid-19.
Mendengar curhatan pelajar itu, Ra Latif mengatakan menindaklanjuti apa yang disampaikan oleh Rizma, asal Bangkalan Kota itu.
‘’tetap akan kita tindak lanjuti keluhan adek Rizma tadi, meskipun SMA dan SMK sekarang menajdi domainnya Provinsi Jawa Timur,’’ kata suami Zainab Zuraidah itu
Pihaknya kata Ra Latif akan segera berkordinasi dengan kepala cabang pendidikan jawa timur yang ada di Bangkalan.
‘’tentu nanti kita tanyakan bagaimana Bantuan operasional sekolahnya, kalua SD –SMP kan sudah jelas, ini bagaimana untuk SMA sederajat,’’ tutupnya.
Abdi







