
BANGKALAN, Penanews.id – Desa Larangan Sorjan, Kecamatan Klampis, menggelar turnamen bola volly bertajuk Podo Joyo Cup 2025 sebagai upaya menyalurkan energi positif remaja dan mencegah kenakalan.
Turnamen ini menjadi wadah bagi para remaja untuk menyalurkan bakat, berkompetisi secara sehat, dan mempererat persaudaraan antar kecamatan di Kabupaten Bangkalan.
Sebanyak 16 tim dari enam kecamatan ikut meramaikan turnamen, yakni Klampis, Geger, Sepuluh, Arosbaya, Kokop, dan Tanjung Bumi.
Sekretaris Desa Larangan Sorjan, Syaifuddin, mengatakan, kegiatan ini bukan sekadar hiburan. “Olahraga ini bertujuan mengurangi kenakalan remaja. Mudah-mudahan, ini bukan satu kalinya kita mengadakan,” ujarnya.
Ia menambahkan, turnamen juga menjadi sarana pembentukan karakter, sportivitas, dan semangat juang bagi generasi muda.
Pantauan di lapangan, pembukaan acara berlangsung meriah dengan kehadiran semua kepala desa di Kecamatan Klampis, Muspika Klampis, Bangkalan Berbagi, tokoh masyarakat, Kepolisian serta Ketua KONI Bangkalan.
Menurut Syaifuddin, kehadiran para tokoh ini menunjukkan komitmen semua pihak dalam mendukung kegiatan positif bagi remaja.
Turnamen ini juga mendapat dukungan dari anggota DPRD baik tingkat daerah maupun pusat, serta Kapolres Bangkalan. Syaifuddin menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat.
“Terima kasih banyak kepada semua Muspika, kepala desa, tokoh masyarakat, Ketua KONI, dan perwakilan DPR serta Kapolres, yang mendukung acara ini,” ucapnya.
Ia menambahkan, kegiatan seperti ini bisa menjadi agenda rutin di Desa Larangan Sorjan maupun desa lain di Bangkalan. Turnamen Folly Podo Joyo Cup 2025 menjadi bukti bahwa olahraga bukan sekadar hiburan, tetapi sarana mendidik remaja, membentuk karakter, mempererat persaudaraan antar kecamatan, dan menekan perilaku negatif di kalangan generasi muda.
Abdi






