Penanews.id
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Kamis, 5 November 2026
  • Login
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Penanews.id
No Result
View All Result
Home Madura Bangkalan

Benarkah Pajak Restoran di Bangkalan Bocor? Begini Tanggapan Dispenda

TwitterFacebookWhatsApp

Baca Juga:

5 Tahun, Arus Transaksi di Rekening Eks Pejabat Dirjen Pajak Capai Rp 500 Miliar

Kisruh Pajak Rumah Makan, Owner RM Luthfia Bangkalan: Minim Sosialisasi

Risang Bima Wijaya



Penanews.id, BANGKALAN- Lembaga Swadaya Rumah Advokasi rakyat atau RAR menduga retribusi pajak di Kabupaten Bangkalan, khususnya dari sektor pajak restoran dan rumah makan diduga bocor. Dugaan ini diungkapkan aktivis RAR, Risang Bima Wijaya.

Risang menilai jumlah setoran pajak restoran yang masuk kas daerah tidak masuk akal. Sebab, dari 300 restoran dan rumah makan yang buka di Bangkalan, jumlah pajak yang terkumpul hanya Rp 48 juta perbulan.

“Mestinya lebih dari itu (48 juta),” Kata Risang.

Risang juga memaparkan fakta-fakta untuk memperkuat argumentasinya.

“Ada lima restauran yang sering dipadati oleh pengunjung, seperti Rumh Makan Bebek R yang punya 5 cabang, namun Pajakanya hanya setor 170 ribu, 500 ribu, 750 ribu dan ada yang 1,5 juta, perbulan,” Katanya.

“Sementara Bebek SNJY hanya bayar pajak Rp 10 juta, sementara cabang yang baru belum bayar pajak, bahkan ada indikasi belum berijin. ini belum termasuk, RM Tera’ Bhulan dan Amboina,” jelas Risang, Senin 21 Februari 202.

Sejak 2019 Pemkab Bangkalan sudah menerapkan Tapping Box yang digunakan untuk menimalisir kebocoran pajak restauran ini. Namun, kata Risang, banyak restoran tak menerapkannya dan dibiarkan tanpa tindakan.

“Mereka tau kalau alat itu mati tapi hanya diam tanpa adanya tindakan,” papar dia.

Menurut Risang rumah makan yang taat pajak di Bangkalan hanya 1. Meski jumlah pengunjung jauh di bawah restoran lain.

“Pajak terbesar itu hanya dari KFC, mereka 36 juta perbulan, padahan disitu sepi jika dibandingkan yang lain,” ” Ungkap dia.

Menanggapi temuan RAR ini, Kepala Bapenda Bangkalan, Ismed Efendi berdalih ketidakmaksimalan pajak restauran itu disebabkan situasi Covid-19. Maka itu, dia membantah jika disebut ada kebocoran pajak.

“Nanti ketika Covid sudah selesai kita tegakkan disiplin, kita juga sudah kerjasama dengan Kejaksaan untuk menanggih wajib pajak yang tidak taat. Bukan kebocoran karena diambil kami tetapi wajib pajak yang tidak patuh,” Tutur Ismed.

Keseriusan itu, Ismed melanjutkan, dengan adanya target restribusi dari pajak restoran Rp 2,7 miliar pada tahun 2022 ini.

“Kalau wajib pajaknya terdiri dari restauran besar dan kecil lebih dari 300,” papar Ismed.

Secara tersirat, Ismed membenarkan temuan RAR soal tapping box. Misalnya, dari 300 restauran di Bangkalan, hanya ada 45 gerai yang menggunakan tapping box. Ismed tak menampik ada rumah makan yang sering mematikan alat untuk mencatat transaksi jual beli di restauran tersebut.

“Memang kadang sering ada yang dimatikan, alasannya mereka tidak punya tenaga IT, makanya masih menggunakan manual,” pungkas dia.

SAE




Tags: dispenda BangkalanPajak restoran bangkalanRumah makan di Bangkalan
86
VIEWS
TwitterFacebookWhatsApp

Related Posts

Pengedar Sabu di Bangkalan Gunakan Modus Kurir Makanan

Pengedar Sabu di Bangkalan Gunakan Modus Kurir Makanan

2 bulan ago
8
Bukan Jalan-Jalan, Ayah di Madura Ajak Anak 13 Tahun Keliling untuk Curi Motor

Bukan Jalan-Jalan, Ayah di Madura Ajak Anak 13 Tahun Keliling untuk Curi Motor

2 bulan ago
9
Anggota DPR Tinjau Dapur MBG di Bangkalan, Pemkab Nilai Perlu Tata Ulang Perencanaan Dapur

Anggota DPR Tinjau Dapur MBG di Bangkalan, Pemkab Nilai Perlu Tata Ulang Perencanaan Dapur

8 bulan ago
23
Setahun Kepemimpinan Bupati Bangkalan Dinilai Gagal, Politisi PDIP Ungkap Fakta Sebenarnya

Setahun Kepemimpinan Bupati Bangkalan Dinilai Gagal, Politisi PDIP Ungkap Fakta Sebenarnya

8 bulan ago
105
DPR Dorong Akses Pembiayaan Ultra Mikro untuk Perkuat UMKM Bangkalan

DPR Dorong Akses Pembiayaan Ultra Mikro untuk Perkuat UMKM Bangkalan

10 bulan ago
44
Diresmikan Menteri Kebudayaan, UTM Kini Miliki Museum Budaya sebagai Pusat Kajian Madura

Diresmikan Menteri Kebudayaan RI, UTM Kini Miliki Museum Budaya sebagai Pusat Kajian Madura

11 bulan ago
64
Next Post
Dikritik Bertubi-tubi, Pemerintah Akhirnya Revisi Aturan JHT

Dikritik Bertubi-tubi, Pemerintah Akhirnya Revisi Aturan JHT

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer

© 2019 @Penanews.id All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret

© 2026 Penanews.id All right reserved.

Welcome Back!

Sign In with Facebook
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In