• Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer
Minggu, 26 April 2026
Penanews.id
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Penanews.id
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Beranda Madura Bangkalan

Dampak Pandemi Biaya Umroh Diperkirakan Naik, Ini Kisarannya

  • Selasa, 12 Oktober 2021 17:41
FacebookTwitterWhatsApp
Foto/istimewa

Penanews.id, BANGKALAN – Pandemi Covid-19 yang terus melandai di Indonesia membawa kabar baik dan buruk.

Kabar baiknya, Pemerintah Arab Saudi akan mengizinkan orang Indonesia untuk Umroh. Kabar buruknya, biaya Umroh diprediksi naik dua kali lipat.

Baca Juga:

Forkopimda Hingga Tokoh Blater di Bangkalan Deklarasi Stop Kekerasan

Jelang Penghujung Tahun, Pemkab Bangkalan Terima 4 Penghargaan

Bila Sebelum pandemi biaya umroh kisaran Rp 25 juta rupiah. Pasca pandemi diperkirakan menjadi Rp 50 Juta. Keharusan prokes dan karantina bagi jamaah sebelum Umroh, menyebabkan membengkaknya biaya Umroh ini.

“Naiknya biaya umroh selain adanya prokes juga harus bayar asuransi dan biaya transit di negara ketiga,” Jelas Kasi Urusan Haji dan Umroh Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Bangkalan Wafir, Selasa (12 Oktober 2021).

Selama transit di negara ketiga, Jamaah umroh wajib menjalani karantina selama 14 hari, karena Jemaah dari Indonesia tidak diperkenankan terbang langsung ke Saudi.

“Selama karantina, semua biaya di bebanban kepada jamaah,”Imbuh dia.

Wafir menceritakan, sebelum adanya pandemi, bagi jemaah umroh tidak dilakukan transit selama berhari-hari, sehingga biaya 25 juta itu dalam satu paket selama 15 hari.

Selain itu prokes kesehatan harus 50 persen, seperti proses penerbangan yang sebelumnya di tumpangi 450 jiwa, saat ini harus diisi 225 jiwa.

Selain itu, di penginapan yang biasanya satu kamar sumbangan 4 orang sekarang harus 2 orang.

“Ini yang bikin mahal, tetapi tergantung fasilitasnya,” ujar dia

Selain kenaikan harga yang sangat fantastis, jemaah umroh, hanya diperkenankan satu kali umroh saja, tidak seperti tahun tahun sebelumnya,

“sebelumnya jemaah umroh itu bebas, sehari mau 5 kali tidak menjadi masalah,” terang dia.

Wafir menceritakan saat ini tidak ada jemaah umroh yang berangkat, karena selain biayanya terlalu mahal juga banyaknya aturan yang harus terpenuhi,

“Jemaah harus vaksin Jhonson, selain itu jika ada yang terpapar maka harus di tinggal dan menjalankan isolasi mandiri di sana,” Pungkas dia.

SAE

Tags: Asal IndonesiaBangkalanBiaya umrohBiaya umroh naik dua kali lipatPemkab BangkalanSaudi ArabiaUmroh
49
Dilihat
FacebookTwitterWhatsApp

Berita Terkait

Anggota DPR Tinjau Dapur MBG di Bangkalan, Pemkab Nilai Perlu Tata Ulang Perencanaan Dapur

Anggota DPR Tinjau Dapur MBG di Bangkalan, Pemkab Nilai Perlu Tata Ulang Perencanaan Dapur

2 bulan yang lalu
16
Setahun Kepemimpinan Bupati Bangkalan Dinilai Gagal, Politisi PDIP Ungkap Fakta Sebenarnya

Setahun Kepemimpinan Bupati Bangkalan Dinilai Gagal, Politisi PDIP Ungkap Fakta Sebenarnya

2 bulan yang lalu
85
DPR Dorong Akses Pembiayaan Ultra Mikro untuk Perkuat UMKM Bangkalan

DPR Dorong Akses Pembiayaan Ultra Mikro untuk Perkuat UMKM Bangkalan

4 bulan yang lalu
22
Diresmikan Menteri Kebudayaan, UTM Kini Miliki Museum Budaya sebagai Pusat Kajian Madura

Diresmikan Menteri Kebudayaan RI, UTM Kini Miliki Museum Budaya sebagai Pusat Kajian Madura

4 bulan yang lalu
55
Gelar Turnamen Volly, Cara Desa Larangan Sorjan Bangkalan Tekan Kenakalan Remaja

Gelar Turnamen Volly, Cara Desa Larangan Sorjan Bangkalan Tekan Kenakalan Remaja

4 bulan yang lalu
23
Tingkatkan Mutu Akademik, UTM Gelar Sosialisasi Permendikti Saintek Nomor 39/2025

Tingkatkan Mutu Akademik, UTM Gelar Sosialisasi Permendikti Saintek Nomor 39/2025

4 bulan yang lalu
27
Berikutnya
Kisah Dari Kokop: Pasangan Sarjana Pendidikan, Sukses Jadi Petani Urban Farming. Omzetnya Fantastis!

Kisah Dari Kokop: Pasangan Sarjana Pendidikan, Sukses Jadi Petani Urban Farming. Omzetnya Fantastis!

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer

© 2019 @Penanews.id All Rights Reserved

  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret

© 2021 Penanews.id All right reserved.