Penanews.id, BANGKALAN- Dua tahun lalu, Misbahul Wathaniyah berhasil menyelesaikan program pengabdian masyarakat atas profesi dokter yang melekat pada dirinya.
Pasca itu, tepatnya tahun 2019, Perempuan kelahiran 13 Mei 1993 itu mulai bekerja di klinik swasta beberapa bulan, lalu pindah ke Puskesmas Tanjung Bmi.
Saat di Puskesmas Tanjung Bumi, dr. Uul sapaan lekatnya, hanya bertahan selama dua (2) bulan. Hal ini karena ada jabatan baru, yakni menjadi Anggota DPRD Kabupaten Bangkalan Priode tahun 2020/2024.
Pendidikan jenjang sekolah dasar (SD) dokter berusia 28 tahun itu ditempuh di SDN Dupok 1, Sekolah Menengah Pertama (SMP) nya ditempuh di SMPN 3 Paterongan Jombang, sementara Sekolah Menengah Atas (SMA) nya ditempuh di SMA Darul Ulum 1 Peterongan Jombang.
Untuk gelar sarjana strata satu atau S1 , Uul berhasil menyandang dari Universitas Wijaya Kusuma (UWK) Surabaya.
Dilantik Menjadi Anggota DPRD
Uul dilantik menjadi Anggota Legislatif Kabupaten Bangkalan pada tanggal 31 Agustus 2020. Pelantikan dokter cantik ini berlangsung di Gedung DPRD Bangkalan Jl. Soekarno Hatta.
Ia dilantik sendirian, karena jabatan yang Ia emban saat ini sebagai pejabat antar waktu (PAW) menggantikan Mujiburrahman, politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang meninggal dunia.
Fokus Ke Legislatif
Uul kini tak lagi praktek sebagai dokter meski ijinnya masih berlaku. Legislatif asal Dapil 3 itu mengaku akan fokus sebagai wakil rakyat. Meski ketinggalan satu tahun, Ia akan terus bekerja semaksimal mungkin.
“Kalau sekarang mulai biasa dan beradaptasi, harus banyak belajar kan saya ketinggalan 1 tahun dari anggota DPRD yang lainnya,” kata dia Kepada Penanews.id. Senin, 1 Nopember 2021.
Banyak Aspirasi Yang Diterima
Uul mengaku banyak kedatangan tamu sejak dilantik menjadi Anggota DPRD Bangkalan. Kata dia, rata- rata mereka menyampaiakan aspirasi sekaligus minta solusi, misalnya terkait perbaikan infrastruktur jalan.
“Selain dari reses kadang masyarakat datang kerumah , ya rata- rata selain permasalahan pribadi paling banyak memang urusan jalan yang elum bagus,” ujar dia.
Oleh karenanya, lanjut dia, dalam dua tahun terakhir Ia fokus untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat melalui pokok pikiran (Pokir).
“Tentunya hal-hal lain juga penting terutama di pendidikan dan kesehatan yang merupakan bidang komisi D,” tutup dia.
Abdi








