• Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer
Kamis, 23 April 2026
Penanews.id
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Penanews.id
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Beranda Madura Bangkalan

Janji Politik Dinilai Banyak Tidak Terlaksana, GMNI Demo Pemkab Bangkalan

  • Jumat, 9 April 2021 18:04
FacebookTwitterWhatsApp

Penanews.id, BANGKALAN- Kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron dan Mohni kembali mendapat sorotan dari puluhan mahasiswa. Kali ini datang dari Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI).

Mereka pada Jumat, 9 April 2021 tidak segan menggelar aksi demonstrasi ke kantor Pemerintah (Pemkab) Bangkalan. Kedatangan mereka menagih janji Latif-Mohni soal janji politik menjelang pemilihan kepala daerah (pilkada) 2018 silam.

Baca Juga:

Forkopimda Hingga Tokoh Blater di Bangkalan Deklarasi Stop Kekerasan

Jelang Penghujung Tahun, Pemkab Bangkalan Terima 4 Penghargaan

Dalam orasinya, massa aksi mengatakan, hingga saat ini janji politik Bupati Bangkalan masih belum terealisasi. Hal itu terlihat dari banyaknya permasalahan yang muncul, mulai dari masalah infrastruktur, kesejahteraan sosial hingga kesehatan masyarakat.

“Mana janjinya yang katanya akan mensejahterakan masyarakat Bangkalan,” ujar Korlap Aksi, Syaiful Arif dengan lantang.

Syaiful mengatakan, dari segi infrastruktur dari 721 km jalan kabupaten, sekitar 43,23 persen mengalami kerusakan. Rinciannya, 18,26 persen rusak berat dan 24,97 persen rusak ringan.

Kemudian, tidak sedikit penerangan jalan umum (PJU) yang sudah rusak namun terkesan dibiarkan tanpa ada upaya perbaikan dari pihak terkait.

Tak hanya itu, janji Bupati di bidang infrastruktur adalah akan membangun irigasi pertanian melalui jaringan pipanisasi, namun hingga saat ini petani masih merasakan kekeringan yang mengakibatkan pertaniannya tidak maksimal.

“Permasalahan itu jelas bertentangan dengan janji politik Bupati,” paparnya.

Kemudian di bidang kesejahteraan sosial, Syaiful mengatakan, tidak sedikit bantuan sosial (Bansos) yang tidak tepat sasaran.

Dia juga menjelaskan, berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah masyarakat miskin di Bangkalan sebanyak 204 ribu, namun yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) hanya 139 ribu.

“Padahal untuk bisa mendapatkan bansos sekarang harus terdaftar di DTKS,” ujar dia.

Kemudian di bidang kesehatan, dia menyebut anggaran untuk pelayanan kesehatan khususnya untuk biaya kesehatan masyarakat miskin (biakesmaskin) masih minim, sehingga dianggap tidak mencukupi untuk mengcover masyarakat miskin di Bangkalan.

Untuk itu, GMNI membawa sejumlah tuntutan kepada Bupati Bangkalan, diantaranya sebagai berikut;

Mendesak Pemkab Bangkalan memperhatikan dan menindaklanjuti permasalahan-permasalahan yang terjadi di berbagai sektor sesuai janji politik Bupati Bangkalan.
Menagih janji politik Bupati Bangkalan untuk segera direalisasikan
Mendesak Pemkab Bangkalan agar memperbaiki jalan PJU yang rusak dan memberikan rambu-rambu di jalan rusak yang belum diperbaiki.
Mendesak Bupati Bangkalan mendisiplinkan permasalahan terkait data DTKS yang tidak sesuai dengan jumlah penduduk miskin di Bangkalan.
Mendesak Bupati Bangkalan agar mendisiplinkan Sistem Layanan Rujukan Terpadu (SLRT) melalui dinas terkait agar dilakukan secara transparan.

Sementara itu, Asisten perekonomian dan pembangunan sekretariat daerah kabupaten Bangkalan, Moh Fahri yang menemui massa aksi mengatakan, tuntutan, kritik dan saran yang diberikan oleh massa aksi akan disampaikan kepada Bupati Bangkalan.

“Kami ucapkan terimakasih atas kritik dan saran dari teman-teman, kami akan menyampaikan ini kepada pimpinan,” katanya menanggapi aspirasi pendemo.

Abdi

Tags: BangkalanGMNI demo pemkab bangkalanGMNI kabupaten BangkalanJanji politik Bupati banyak tidak ditepatiMahasiswa bangkalan demo kantor bupati bangkalanPemerintah kabupaten BangkalanPemkab Bangkalan
67
Dilihat
FacebookTwitterWhatsApp

Berita Terkait

Anggota DPR Tinjau Dapur MBG di Bangkalan, Pemkab Nilai Perlu Tata Ulang Perencanaan Dapur

Anggota DPR Tinjau Dapur MBG di Bangkalan, Pemkab Nilai Perlu Tata Ulang Perencanaan Dapur

2 bulan yang lalu
16
Setahun Kepemimpinan Bupati Bangkalan Dinilai Gagal, Politisi PDIP Ungkap Fakta Sebenarnya

Setahun Kepemimpinan Bupati Bangkalan Dinilai Gagal, Politisi PDIP Ungkap Fakta Sebenarnya

2 bulan yang lalu
83
DPR Dorong Akses Pembiayaan Ultra Mikro untuk Perkuat UMKM Bangkalan

DPR Dorong Akses Pembiayaan Ultra Mikro untuk Perkuat UMKM Bangkalan

4 bulan yang lalu
22
Diresmikan Menteri Kebudayaan, UTM Kini Miliki Museum Budaya sebagai Pusat Kajian Madura

Diresmikan Menteri Kebudayaan RI, UTM Kini Miliki Museum Budaya sebagai Pusat Kajian Madura

4 bulan yang lalu
55
Gelar Turnamen Volly, Cara Desa Larangan Sorjan Bangkalan Tekan Kenakalan Remaja

Gelar Turnamen Volly, Cara Desa Larangan Sorjan Bangkalan Tekan Kenakalan Remaja

4 bulan yang lalu
23
Tingkatkan Mutu Akademik, UTM Gelar Sosialisasi Permendikti Saintek Nomor 39/2025

Tingkatkan Mutu Akademik, UTM Gelar Sosialisasi Permendikti Saintek Nomor 39/2025

4 bulan yang lalu
27
Berikutnya
Pegawai KPK Curi 1,9 Kilogram Emas, Begini Modusnya!

Gegara Forex, Pegawai KPK Curi 1,9 Kilogram Emas

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer

© 2019 @Penanews.id All Rights Reserved

  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret

© 2021 Penanews.id All right reserved.