Penanews.id
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Selasa, 29 September 2026
  • Login
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Penanews.id
No Result
View All Result
Home Madura Bangkalan

Surat Kepada Anjing Hitam Untuk Kapolda dan Pangdam V Brawijaya

TwitterFacebookWhatsApp
Kapolda jatim fadil imran

Penanews.id, BANGKALAN – Ketika berkunjung ke Pondok Pesantren Syaikhona Kholil Demangan, Kabupaten Bangkalan, beberapa waktu lalu. Kepala Polda Jatim Irjen Muhammad Fadil Imran dan Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Widodo Iryansyah diberi cindramata berupa tiga buah buku oleh pengasuh pesantren KH Fahrillah Aschal.

Pemandu acara sempat membocorkan salah satu judul buku yang diberikan itu adalah surat kepada anjing hitam. Sebuah judul yang membuat banyak hadirin kaget dan bertanya-bertanya tentang apakah isi buku itu.

Baca Juga:

Tidak Kenal Lelah, Syafiudin Asmoro Mendorong Pemerintah Untuk Gelar Pahlawan Syaikhona Kholil

Akan Dibubarkan Kapolda, Begini Suka Duka Tim Jaguar

Seusai acara silaturrahim itu, Ketua Yayasan Pesantren Syaikhona Kholil, KH Nasih Aschal menjelaskan isi tiga buku yang dihadiahkan pada kapolda dan pangdam itu.

Buku pertama tentang sejarah bedirinya pesantren. Buku kedua tentang sosok Ra Lilur dan ketiga buku tentang riwayat dan karomah KH Muhammad Kholil yang masyhur dengan nama panggilan Syaikhona Kholil, pendiri pesantren yang terletak di jantung Kota Bangkalan itu.

“Surat kepada anjing hitam adalah buku biografi Syaikhona Kholil,” kata Nasih yang kini menjadi Anggota DPRD Jatim dari Nasdem, Rabu (24/6).

Tentang Judul Buku

Surat kepada anjing hitam merupakan judul Salah satu artikel yang kemudian oleh si penulis buku Saifur Rahman dijadikan judul buku yang terbit pertama kali pada 1999.

Artikel itu berkisah tentang si Fulan, yang hendak naik haji namun sowan dulu Syaikhona Kholil Bangkalan. “Saya titip surat ya, nanti berikan ke anjing hitam,” kata Mbah Kholil kala itu.

Meski penasaran, Fulan tak menanyakan siapa anjing hitam itu dan dimana ia harus menemuinya. Ketika sampai di Mekkah, Fulan baru bertemu seekor anjing hitam di akhir masa haji.

Ketika dia menyodorkan surat dari Mbah Kholil itu, si anjing menggigitnya dan kemudian berlalu pergi.

Setiba di Bangkalan, FulaN sowan lagi ke Mbah Kholil untuk menyampaikan bahwa amanahnya telah ditunaikan. Barulah Kiai Kholil menjelaskan ke Fulan bahwa anjing hitam itu tak lain seorang wali Allah yang juga sedang menunaikan ibadah haji dengan menyamar menjadi seekor anjing hitam.

Tentang penulis buku

Tak ada biografi penulis dalam buku itu. Dalam kata pengantar cetakan kedua yang terbit 2001, Saifur Rahman, si penulis, bercerita ia tergerak menulis buku itu setelah membaca biografi Syaikh Nawawi Banten medio 1988.

Dalam buku itu, disebutkan ada ulama alim di Madura yang hidup sezaman dengan Syaikh Nawawi yaitu Syaikh Kholil Bangkalan.

Saifur Rahman kian bersemangat menelusuri jejak kewalian Kiai Kholil dalam lima jilid ensiklopedia islam dan belasan jilid ensiklopedia nasional sama sekali tak merekam hidup Kiai Kholil. Padahal banyak ulama di jawa dan Madura pernah berguru kepadanya.

Setelah mendatangi para sumber mulai dari Madura, Jawa hingga Jakarta. Dari Kalimantan hingga Lombok, buku Surat Kepada Anjing Hitam terbit pertama kali pada 1999. (EMBE)

Tags: Kapolda jatim FadilSurat kepada anjing hitamSyaikhona kholil
339
VIEWS
TwitterFacebookWhatsApp

Related Posts

Pengedar Sabu di Bangkalan Gunakan Modus Kurir Makanan

Pengedar Sabu di Bangkalan Gunakan Modus Kurir Makanan

2 minggu ago
7
Bukan Jalan-Jalan, Ayah di Madura Ajak Anak 13 Tahun Keliling untuk Curi Motor

Bukan Jalan-Jalan, Ayah di Madura Ajak Anak 13 Tahun Keliling untuk Curi Motor

2 minggu ago
8
Anggota DPR Tinjau Dapur MBG di Bangkalan, Pemkab Nilai Perlu Tata Ulang Perencanaan Dapur

Anggota DPR Tinjau Dapur MBG di Bangkalan, Pemkab Nilai Perlu Tata Ulang Perencanaan Dapur

7 bulan ago
23
Setahun Kepemimpinan Bupati Bangkalan Dinilai Gagal, Politisi PDIP Ungkap Fakta Sebenarnya

Setahun Kepemimpinan Bupati Bangkalan Dinilai Gagal, Politisi PDIP Ungkap Fakta Sebenarnya

7 bulan ago
102
DPR Dorong Akses Pembiayaan Ultra Mikro untuk Perkuat UMKM Bangkalan

DPR Dorong Akses Pembiayaan Ultra Mikro untuk Perkuat UMKM Bangkalan

9 bulan ago
44
Diresmikan Menteri Kebudayaan, UTM Kini Miliki Museum Budaya sebagai Pusat Kajian Madura

Diresmikan Menteri Kebudayaan RI, UTM Kini Miliki Museum Budaya sebagai Pusat Kajian Madura

9 bulan ago
64
Next Post
Pemukulan Pendemo di Pamekasan, IPNU: Polisi Tak Boleh Jadi Preman

Pemukulan Pendemo di Pamekasan, IPNU: Polisi Tak Boleh Jadi Preman

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer

© 2019 @Penanews.id All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret

© 2026 Penanews.id All right reserved.

Welcome Back!

Sign In with Facebook
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In