• Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer
Minggu, 7 Juni 2026
Penanews.id
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Penanews.id
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Beranda Madura Bangkalan

Puluhan Kamar Disiapkan Pemkab Bangkakan Untuk Isolasi Pemudik Bergejala Corona

  • Rabu, 8 April 2020 00:04
FacebookTwitterWhatsApp

Penanews.id, Bangkalan- Sebanyak 50 ruang kamar isolasi disiapkan oleh Pemerintah Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur bagi pemudik bergejala corona yang baru datang dari zona merah.

Dari 50 ruang kamar isolasi itu, Pemkab menyediakan dua alat tempat tidur. Adapun gedung yang dijadikan tempat isolasi itu adalah, Pertama Gedung BLK dan Kedua Balai Diklat.

Baca Juga:

H. Her Berencana Buka Usaha di Bangkalan, Bupati Terpilih: Bangkalan Sangat Terbuka

Forkopimda Hingga Tokoh Blater di Bangkalan Deklarasi Stop Kekerasan

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangkalan, R Abdul Latif Amin Imron menuturkan, gedung itu akan menjadi tempat isolasi bagi pemudik yang ditemukan bergejala mirip corona.

“Bagi yang ODP atau mengalami gejala awal kami tempatkan di Balai Diklat dulu, kita fokuskan disana, kalau sudah full baru kita fungsikan BLK ini,” kata Ra Latif sapaan lekatnya, Selasa (7/4/2020) ketika ditemui saat memantau kesiapan Gedung BLK.

Selain itu, Pemkab Bangkalan kata Ra Latif juga akan menyiapkan Posko untuk screening bagi para pemudik dari luar daerah khususnya bagi yang memakai mobil pribadi.

“Lokasinya sudah ada, setelah turun dari Suramadu sebelah pom bensin ada tanah lapang, milik salah satu warga Bangkalan yang bersedia untuk dibuat pos, disitu kita nanti akan screening para pemudik,” terangnya.

Bagi pemudik yang terlanjur sudah berada di rumah masing-masing, sambungnya, Ra Latif meminta kepada Kepala Desa untuk memantau kondisi pemudik tersebut. Terutama bagi pemudik yang datang dari daerah zona merah, seperti Jakarta dan daerah lainnya.

“Yang sudah dirumah isolasi mandiri selama 14 hari, dan Kepala Desa tetap memantau, kalau kondisinya (pemudik, red) kurang baik segera koordinasi dengan Puskesmas atau dokter,” tandasnya.(Abdi)

Tags: Bergejala CoronaBupati BangkalanIsolasi pemudikPandemi Covid-19Pemerintah kabupaten BangkalanPemkab BangkalanPuluhan kamar di siapkanRa LatifRSUD BangkalanWabah virus Corona
70
Dilihat
FacebookTwitterWhatsApp

Berita Terkait

Anggota DPR Tinjau Dapur MBG di Bangkalan, Pemkab Nilai Perlu Tata Ulang Perencanaan Dapur

Anggota DPR Tinjau Dapur MBG di Bangkalan, Pemkab Nilai Perlu Tata Ulang Perencanaan Dapur

3 bulan yang lalu
17
Setahun Kepemimpinan Bupati Bangkalan Dinilai Gagal, Politisi PDIP Ungkap Fakta Sebenarnya

Setahun Kepemimpinan Bupati Bangkalan Dinilai Gagal, Politisi PDIP Ungkap Fakta Sebenarnya

3 bulan yang lalu
87
DPR Dorong Akses Pembiayaan Ultra Mikro untuk Perkuat UMKM Bangkalan

DPR Dorong Akses Pembiayaan Ultra Mikro untuk Perkuat UMKM Bangkalan

5 bulan yang lalu
24
Diresmikan Menteri Kebudayaan, UTM Kini Miliki Museum Budaya sebagai Pusat Kajian Madura

Diresmikan Menteri Kebudayaan RI, UTM Kini Miliki Museum Budaya sebagai Pusat Kajian Madura

6 bulan yang lalu
59
Gelar Turnamen Volly, Cara Desa Larangan Sorjan Bangkalan Tekan Kenakalan Remaja

Gelar Turnamen Volly, Cara Desa Larangan Sorjan Bangkalan Tekan Kenakalan Remaja

6 bulan yang lalu
26
Tingkatkan Mutu Akademik, UTM Gelar Sosialisasi Permendikti Saintek Nomor 39/2025

Tingkatkan Mutu Akademik, UTM Gelar Sosialisasi Permendikti Saintek Nomor 39/2025

6 bulan yang lalu
30
Berikutnya
60 Hotel di Surabaya Tutup Terdampak Corona

60 Hotel di Surabaya Tutup Terdampak Corona

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer

© 2019 @Penanews.id All Rights Reserved

  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret

© 2021 Penanews.id All right reserved.