• Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer
Kamis, 30 April 2026
Penanews.id
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Penanews.id
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Beranda Madura Bangkalan

Limbah Medis Meningkat Karena Pandemi, Bagaimana Bangkalan Mengelolanya?

  • Rabu, 22 Juli 2020 18:21
FacebookTwitterWhatsApp
Kepala DLH Bangkalan, Anang Yulianto

Penanews.id, BANGKALAN – Di masa pandemi akibat virus corona sekarang ini, jumlah penderita yang meningkat juga menyebabkan produksi limbah medis turut meningkat.

Di Wuhan China, tempat muasal virus yang menyerang sistem pernafasan ini, produksi limbah medis perhari mencapai 280 ribu ton pada Maret 2020 lalu.

Baca Juga:

Ditolak Tiga TPS, Sampah Terpaksa Ditumpuk di Kantor DLH Bangkalan

Bikin Acara di TPA Buluh, DLH Bangkalan Diprotes Warga

Saat ini produksinya bisa jauh lebih tinggi setelah terjadi serangan gelombang kedua virus yang berasal dari kalelawat dan tenggiling ini.

Lalu bagaimana dengan Kabupaten Bangkalan? yang pasti produksi limbah medis, baik di rumah sakit, puskesmas hingga klinik, juga meningkat. Sebab, ada kebijakan sekali pakai alat pelindung diri para tenaga medis.

Sayangnya, Dinas Lingkungan Hidup Bangkalan tak memiliki data produksi limbah medis di Bangkalan.

Menurut kepala lembaga ini, Anang Yulianto, penanganan limbah medis di Bangkalan ditangani langsung oleh Dinas Kesehatan dan rumah sakit.

DLH, kata dia, hanya sebatas mengawasi dan membina agar sampah medis tersebut ditangani sesuai prosedur, misalnya limbah medis harus disimpan dalam ruangan khusus dan tak boleh tercecer karena masuk kategori limbah berbahaya B3.

“Limbah medis, baik itu di rumah sakit atau puskesmas, disimpan dulu di tempat khusus. Nanti ada yang ngambil untuk dimusnahkan,” kata dia.

Bangkalan sendiri belum memiliki instalasi khusus pengelolaan limbah B3. Maka, Dinas Kesehatan dan rumah sakit daerah menggandeng pihak ketiga untuk mengelola dan memusnahkannya.

“Tiap tiga hari, limbah B3 itu diangkut oleh rekanan,” tutur Anang. EMBE

Tags: Dinas lingkungan hidup kabupaten BangkalanLimbah medis BangkalanSampah Bangkalan
144
Dilihat
FacebookTwitterWhatsApp

Berita Terkait

Anggota DPR Tinjau Dapur MBG di Bangkalan, Pemkab Nilai Perlu Tata Ulang Perencanaan Dapur

Anggota DPR Tinjau Dapur MBG di Bangkalan, Pemkab Nilai Perlu Tata Ulang Perencanaan Dapur

2 bulan yang lalu
16
Setahun Kepemimpinan Bupati Bangkalan Dinilai Gagal, Politisi PDIP Ungkap Fakta Sebenarnya

Setahun Kepemimpinan Bupati Bangkalan Dinilai Gagal, Politisi PDIP Ungkap Fakta Sebenarnya

2 bulan yang lalu
86
DPR Dorong Akses Pembiayaan Ultra Mikro untuk Perkuat UMKM Bangkalan

DPR Dorong Akses Pembiayaan Ultra Mikro untuk Perkuat UMKM Bangkalan

4 bulan yang lalu
23
Diresmikan Menteri Kebudayaan, UTM Kini Miliki Museum Budaya sebagai Pusat Kajian Madura

Diresmikan Menteri Kebudayaan RI, UTM Kini Miliki Museum Budaya sebagai Pusat Kajian Madura

4 bulan yang lalu
55
Gelar Turnamen Volly, Cara Desa Larangan Sorjan Bangkalan Tekan Kenakalan Remaja

Gelar Turnamen Volly, Cara Desa Larangan Sorjan Bangkalan Tekan Kenakalan Remaja

5 bulan yang lalu
24
Tingkatkan Mutu Akademik, UTM Gelar Sosialisasi Permendikti Saintek Nomor 39/2025

Tingkatkan Mutu Akademik, UTM Gelar Sosialisasi Permendikti Saintek Nomor 39/2025

5 bulan yang lalu
27
Berikutnya
Hendak Dimakzulkan, Bupati Faida Tak Hadiri Paripurna alasan Corona

Hendak Dimakzulkan, Bupati Faida Tak Hadiri Paripurna alasan Corona

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer

© 2019 @Penanews.id All Rights Reserved

  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret

© 2021 Penanews.id All right reserved.