
Penanews.id, JAKARTA – Rumah Dika Eka di Palasari, Kecamatan Cipanas didatangi puluhan orang dari organisasi Laskar Cianjur.
Laskar ini marah setelah viral video Dika menginjak kitab suci Al-Quran. Tapi Dika tak berhasil ditemui karena telah pulang mudik ke Sukabumi beberapa hari sebelum lebaran.
Di Medan, penyamaran Darwin Antonius Sibarani sebagai polisi lalu lintas gabungan baru terbongkar setahun kemudian.
Sebelum ditangkap oleh Satuan Reskrim Polsek Delitua, Darwin 37 telah menipu banyak orang. Ia pura-pura menilang warga dan lalu meminta uang damai Rp 50 ribu pertilangan.
Tapi yang membanggakan adalah Aryanto Misel (67). warga Lemahabang Wetan, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, ini menciptakan alat pengkonversi air (H2O) menjadi hidrogen (H2), yang bisa digunakan sebagai bahan bakar untuk kendaraan bermotor.
Kodam III Siliwangi paling mendukung alat buatan Aryanto. 30 unit di kendaraan motor dinas milik TNI dari Kodam III/Siliwangi dan 1 unit di kendaraan motor dinas milik TNI dari Koramil Lemahabang yang diberi nama Nikuba ini.
Setelah legalitas alat ini keluar, Aryanto bakal kebanjiran orderan.
Dan ada kabar dari Dewan Pembina Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Dudung Nurullah Koswara. Ia menyampaikan pesan Mendikbudristek Nadiem Makarim bahwa sang menteri ingin semua guru honorer lolos seleksi PPPK.
PPPK adalah Pegawai non PNS yang gajinya setara pegawai negeri.
EMbe







