Penanews.id, BANGKALAN – Pada 2022, Dinas Pertanian Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan (Dispertahotbun) Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, hanya fokus pada pengembangan Kebun Bang Jani.
Hal itu karena Anggaran untuk dinas ini pada 2022 terkena refocusing atau pengurangan akibat pandemi. Bila tahun ini mereka dapat anggaran Rp 1,5 Miliar, tahun depan berkurang Rp 500 juta menjadi hanya Rp 1 Miliar.
“Tahun anggaran yang murni dari APBD kita fokuskan ke Bang Jani,” Jelas Kasubag Perencanaan Pertanian Dispertahotbun Bangkalan, Cehaka Karya Dinata, Rabu (24 November 2021)
Bang Jani singkatan dari Bangun Bangkalan Sejahterakan Petani. Ini salah satu program berbasis Agro wisata perkebunan.
Menurut Cehaka, Kebun Bang Jani telah terbentuk di beberapa kecamatan. Di Kamal misalnya akan difokuskan ke tanaman padi dan kacang kapros.
Sementara di Kecamatan Galis, fokus pada pengembangan bibit komunitas lokal seperti jagung dan kacang lokal. Di klampis difokuskan ke tanaman ripang yang dilengkapi dengan cara pengelolaannya.
“Saya harapkan setiap Teras Bang jani bisa menyediakan kebutuhan masyarakat perihal pertanian,” papar dia.
Selain di 3 kecamatan tadi, teras Bang Jani juga akan dibuka di dua kecamatan. Pertama di Desa Perreng, Kecamatan Burneh. Di sana teras Bang Jani akan di fokuskan ke penanaman cabe rawit dan cabe merah.
Sedangkan teras Bang Jani di Desa Modung, difokuskan ke olahan pisang.
“Dengan adanya olahan seperti itu maka kita punya prodak terkenal lain selain buah salak,” papar dia
Cehaka berharap dengan adanya Beberpa teras Bang Jani yang tersebar luaskan di beberapa kecamatan bisa menyediakan bibit tanaman unggul serta memberikan contoh proses budidaya yang bagus.
“Nanti akan diberikan sosialisasi.kepada masyarat cara budi daya yang bagus.’ Ujar dia.
Ditanya soal bibit yang tersedia diteras bang jani, apakah gratis atau tidak, cmCehaka mengaku benih akan di berikan bantuan kepada petani, namun ada catatan khusus bahwa petani tidak boleh bertergantungan ketika mau menanam bibit.
“Petani tidak boleh minta bantuan setiap musim tanam, karena bibit itu harus di kelola dengan baik,” Pungkas dia.
SAE








