
Penanews.id, BANGKALAN- Ada 7 Kepala Desa di Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur yang meninggal dunia dalam dua bulan terakhir.
Mereka sebagian adalah kepala desa aktif dan sebagian lain berstatus sebagai kepala desa terpilih pada Pilkades serentak yang digelar Mei lalu.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bangkalan Ahmad Ahadian Hamid mengatakan, khusus kades terpilih yang wafat, jabatannya akan diganti Pj, bukan Pengganti Antar Waktu (PAW).
“Meknismenya tetap Pj, bukan PAW, karena mereka belum dilantik,” ujar Ahadian kepada Penanews.id, Senin, 5 Juli 2021 saat ditemui di Pendopo Agung Bangkalan.
Menurut pria yang akrab disapa Di’et ini, para Pj kades itu akan bertugas sampai tahapan Pilkades serentak berikutnya, yakni tahap II.
Itu artinya, Desa yang kades terpilihnya meninggal dunia akan dilaksanakan pemilihan kepala desa ulang.
“Pemilihan ulang pada gelombang berikutnya, pada tahun 2022. Kurang lebih ada 7 kades yang meninggal,” tuturnya.
Ditanya soal kapan jadwal kapan pelantikan kepala desa terpilih yang berhasil menang pada perhelatan Pilkades serentak pada 2 Mei 2021 lalu, Di’et belum bisa memberikan kepastian.
“Sekarang masih ada PPKM darurat, dibatasi 30 orang, sementara kelebun (kades) terpilih ini kurang lebih 115 orang. Insyaallah selepas PPKM daurat ini pelantikannya. Kita masih menunggu instruksi dari pimpinan,” tegasnya.
Abdi







