• Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer
Sabtu, 18 April 2026
Penanews.id
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Penanews.id
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Beranda Madura Bangkalan

Petani Bangkalan Keluhkan Kelangkaan Pupuk Bersubsidi

  • Selasa, 22 November 2022 15:40
FacebookTwitterWhatsApp
Ilustrasi petani (Foto/istimewa)

Penanews.id,BANGKALAN-Para petani di Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur mengaku kesulitan mendapatkan pupuk bersubsidi. Idrus Syamsi, seorang petani asal Desa Dabung, Kecamatan Geger, salah satunya.

Idrus bilang para petani di Desa Dabung telah memulai masa tanam padi sudah hampir setengah bulan. Namun hingga kini belum di pupuk.

Baca Juga:

PAW Kades Aeng Taber: Antara Regulasi dan Etika Politik

Legislator Bangkalan, Imam Wahyudi, Kecam Tragedi Pembunuhan di Desa Banjar

“Kita belum bisa memberikan pupuk, kita kesulitan dapat pupuk subsidinya,” ujar dia kepada Penanews.id. Selasa, 22 November 2022.

Idrus mengatakan kebutuhan pupuk di Desa Dabung setiap kali Panen sekitar 300 ton. Hingga hari ini, sambung dia, pupuk yang masuk masih 24 ton.

“Ketimpangan dan kekurangannya sangat tinggi. Padahal padi bagi petani harapan untuk bertahan hidup,” ujar dia.

Oleh karena itu, Idrus berharap Dinas Pertanian Kabupaten Bangkalan tidak tinggal diam dan segera mencari solusi soal kelangkaan pupuk bersubsidi.

“Mungkin kekurangan pupuk ini tidak hanya di desa kami. Desa lain infonya banyak yang kekurangan,” papar dia.

Tak hanya itu, Idrus mengingatkan pihak distributor pupuk agar tidak main mata soal pendistribusian, mengingat petani sangat membutuhkan.

“Jangan sampai jatah desa kami dialihkan ke desa lain. Kami menenggarai adanya kebocoran pendistribusian pupuk,” tegas dia.

Sementara Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Holti Kultura (Disnatahotbun) Bangkalan Puguh Santoso saat hendak di konfirmasi soal masalah ini melalui telepon seluler tak kunjung memberikan respon.

Meski nomor telepon Puguh Santoso berdering, namun yang bersangkutan tak kunjung mengangkat telepon walaupun Penanews.id mencoba menghubungi lebih dari tiga kali.

Terpisah, Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Bangkalan, H. Abdul Aziz mengaku tidak habis pikir dengan pola pendistribusian pupuk bersubsidi sehingga menyebabkan kelangkaan.

Seharusnya, lanjut dia, Pupuk Indonesia (PI) dan Dinas Pertanian Jawa Timur lebih peka dan sudah mengisi gudang penyanggah di Desa Kelean dan Socah, sejak bulan September- Nopember lalu.

“Ini masalahnya lambatnya penstribusian, sehingga kelangkaan terjadi,” ujar dia.

Tak hanya kelangkaan pupuk bersubsidi, Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu juga menyinggung soal berkurangnya kuota pupuk bersubsidi di Kabupaten Bangkalan yang hampir mencapai separuh.

“Dulu itu kita mendapat 22 ribu koma sekian ton untuk pupuk urea, sekarang menjadi lima belas ribuan. NPK awalnya 15 ribu kini hanya 5.600 ton,” terang dia.

Oleh karena itu, Komisi B kata H. Abdul Aziz Kamis, 24 November 2022 mendatang akan audiensi dengan DPRD Jawa Timur, Dinas Pertanian Provinsi Jawa Timur dan Pupuk Indonesia (PI).

“Kami rencana Kamis besok untuk menagih sekaligus menyampaikan keluhan para petani Bangkalan,” tutup dia.

Abdi

Tags: Dinas Pertanian Bangkalan.Dprd BangkalanPetani Bangkalan Keluhkan Kelangkaan Pupuk Bersubsidipupuk bersubsidi
195
Dilihat
FacebookTwitterWhatsApp

Berita Terkait

Anggota DPR Tinjau Dapur MBG di Bangkalan, Pemkab Nilai Perlu Tata Ulang Perencanaan Dapur

Anggota DPR Tinjau Dapur MBG di Bangkalan, Pemkab Nilai Perlu Tata Ulang Perencanaan Dapur

2 bulan yang lalu
16
Setahun Kepemimpinan Bupati Bangkalan Dinilai Gagal, Politisi PDIP Ungkap Fakta Sebenarnya

Setahun Kepemimpinan Bupati Bangkalan Dinilai Gagal, Politisi PDIP Ungkap Fakta Sebenarnya

2 bulan yang lalu
82
Hadiri Parapatan Ranting, Ketua PSHT Sampang Tekankan Pentingnya Pengamalan Ajaran Organisasi

Hadiri Parapatan Ranting, Ketua PSHT Sampang Tekankan Pentingnya Pengamalan Ajaran Organisasi

4 bulan yang lalu
45
DPR Dorong Akses Pembiayaan Ultra Mikro untuk Perkuat UMKM Bangkalan

DPR Dorong Akses Pembiayaan Ultra Mikro untuk Perkuat UMKM Bangkalan

4 bulan yang lalu
22
Diresmikan Menteri Kebudayaan, UTM Kini Miliki Museum Budaya sebagai Pusat Kajian Madura

Diresmikan Menteri Kebudayaan RI, UTM Kini Miliki Museum Budaya sebagai Pusat Kajian Madura

4 bulan yang lalu
55
Gelar Turnamen Volly, Cara Desa Larangan Sorjan Bangkalan Tekan Kenakalan Remaja

Gelar Turnamen Volly, Cara Desa Larangan Sorjan Bangkalan Tekan Kenakalan Remaja

4 bulan yang lalu
23
Berikutnya
Sulit Melapor, Warga Biarkan Kebocoran Pipa PDAM Bangkalan

Sulit Melapor, Warga Biarkan Kebocoran Pipa PDAM Bangkalan

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer

© 2019 @Penanews.id All Rights Reserved

  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret

© 2021 Penanews.id All right reserved.