• Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer
Sabtu, 25 Juli 2026
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Beranda Madura Bangkalan

Pray for Kanjuruhan: Ribuan Lilin Menyala di Alun-Alun Bangkalan

FacebookTwitterWhatsApp

Baca Juga:

Polda Jatim Rekonstruksi Tragedi Kanjuruhan: Tak Ada Gas Air Mata ke Arah Tribun

Kisah Rusdi, Berpura-pura Jadi Korban Tragedi Kanjuruhan, Untuk Meraih Simpati Publik



Penanews.id, BANGKALAN-  Ribuan suporter pecinta sepak bola di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, menyampaikan belasungkawa atas tragedi Kanjuruhan lewat doa bersama dan aksi menyalakan ribuan lilin di Taman Paseban (Alun-Alun) Bangkalan. Rabu 5 Oktober 2022.

“Kami Kaconk Mania turut berdukacita yang sangat dalam atas terjadinya tragedi di Stadion Kanjuruhan itu,” ujar Presiden Kaconk Mania, Jimhur Saros,

Pria yang akrab disapa Jimhur menyampaikan dengan adanya kejadian yang menewaskan ratusan korban, dia meminta hukum di Indonesia harus ditegakan,

“Jadi siapapun yang salah, maka harus dihukum,” katanya.

Menurut dia, atas kejadian itu dia menambahkan semua pihak harus bertangung jawab atas tragedi itu baik dari oihak penyelenggara ataupun pihak kepolisan harus diberi sanksi.
.

“Kapolres Malang dan Kapolda harus dicopot atau mengundurkan diri. PT liga, termasuk panitia juga harus disanksi, jangan hanya sanksi berupa denda, karena mereka yang bertanggungjawab,”  tegas dia

Dia berharap kepada seluruh sporter  dari pulau Madura supa menjaga ketertiban sehingga  menjaga perdamaian dan keamanan.

“Tidak ada sepakbola seharga nyawa manusia. Jadi tetap jaga perdamaian di manapun kalian berada.,”  harap dia


Sementara itu, Didit, salah satu suporter Arema yang juga hadir dalam acara tersebut mengucapkan terimakasih kepada seluruh suporter di dunia khususnya Kaconk Mania atas keprihatinannya terhadap tragedi tersebut.

Dia juga mengatakan, rivalitas antar suporter hanya 90 menit di dalam stadion, setelah pertandingan semua adalah saudara.

“Tidak ada sepakbola seharga nyawa manusia dan kemanusiaan di atas segalanya,” Pungkas dia

SAE


Tags: Komnas HAM KanjuruhanPenyebab rusuh kanjuruhanPray for KanjuruhanTragedi Kanjuruhan
132
Dilihat
FacebookTwitterWhatsApp

Berita Terkait

Anggota DPR Tinjau Dapur MBG di Bangkalan, Pemkab Nilai Perlu Tata Ulang Perencanaan Dapur

Anggota DPR Tinjau Dapur MBG di Bangkalan, Pemkab Nilai Perlu Tata Ulang Perencanaan Dapur

5 bulan yang lalu
19
Setahun Kepemimpinan Bupati Bangkalan Dinilai Gagal, Politisi PDIP Ungkap Fakta Sebenarnya

Setahun Kepemimpinan Bupati Bangkalan Dinilai Gagal, Politisi PDIP Ungkap Fakta Sebenarnya

5 bulan yang lalu
98
DPR Dorong Akses Pembiayaan Ultra Mikro untuk Perkuat UMKM Bangkalan

DPR Dorong Akses Pembiayaan Ultra Mikro untuk Perkuat UMKM Bangkalan

7 bulan yang lalu
37
Diresmikan Menteri Kebudayaan, UTM Kini Miliki Museum Budaya sebagai Pusat Kajian Madura

Diresmikan Menteri Kebudayaan RI, UTM Kini Miliki Museum Budaya sebagai Pusat Kajian Madura

7 bulan yang lalu
61
Gelar Turnamen Volly, Cara Desa Larangan Sorjan Bangkalan Tekan Kenakalan Remaja

Gelar Turnamen Volly, Cara Desa Larangan Sorjan Bangkalan Tekan Kenakalan Remaja

7 bulan yang lalu
31
Tingkatkan Mutu Akademik, UTM Gelar Sosialisasi Permendikti Saintek Nomor 39/2025

Tingkatkan Mutu Akademik, UTM Gelar Sosialisasi Permendikti Saintek Nomor 39/2025

7 bulan yang lalu
33
Berikutnya
Komnas HAM: Rusuh Kanjuruhan Bukan Karena Suporter Masuk Lapangan

Komnas HAM: Rusuh Kanjuruhan Bukan Karena Suporter Masuk Lapangan

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer

© 2019 @Penanews.id All Rights Reserved

  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret

© 2021 Penanews.id All right reserved.