• Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer
Jumat, 1 Mei 2026
Penanews.id
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Penanews.id
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Beranda Opini

Internet Desa Haji Idi

  • Rabu, 5 Oktober 2022 22:23
FacebookTwitterWhatsApp

Baca Juga:

Cegah Kerumunan, Diskominfo Sampang Matikan Internet Desa

Suasana kampung Pocok Sreseh





Sreseh jauh juga. Butuh 2,5 jam naik motor untuk tiba di sana dari Kota Bangkalan. Untung Si Meggy, megapro kesayangan, masih jos buat diajak touring santuy sambil boncengan.

Secara administratif, Kecamatan Sreseh masuk wilayah Kabupaten Sampang, tapi daratannya tersambung dengan Kecamatan Modung di Bangkalan. Orang sampang sendiri yang ingin ke Sreseh harus lewat Pasar Blega.

Saya ke sana bareng seorang kawan Syahril, untuk takziyah ke rumah Fauzi yang ayahnya meninggal dunia. Kami bertiga bersama mengelola situs berita online penanews.id.

Menurut google maps, dari kantor Kecamatan Sreseh, rumah Fauzi masih 2,9 kilometer lagi di Desa Taman. Setelah melewati pesawahan yang luas dengan meliuk, termasuk melintasi tengah-tengah kompleks satu pesantren, kami sampai ke rumah duka di Dusun Pocok.

Dusun ini sepi karena itu terasa tenang. Konon, Penduduknya tak lebih 200 kepala keluarga, itu pun sebagian besar mengadu nasib ke Jakarta. Biasanya mereka pulang saat lebaran atau pada momen pemilihan kepala desa Taman.

Gara-gara sinyal hape lenyap total saat di rumah duka, saya jadi mendengar tentang program internet desa yang digagas Bupati Sampang Haji Idi.

Fauzi meminta saya mengakses wifi bernama internet desa. Sekali klik langsung tersambung tanpa pasword. Agak lemot sih, tapi cukuplah untuk berkabar ke keluarga bahwa saya telah sampai ke tujuan. Internet baru kencang ke atas jam 10 malam.

Kata seorang anak muda, internet desa itu telah ada sejak 3 tahun lalu, di awal-awal Haji Idi jadi bupati. Tiap desa mendapat jatah dua tower pemancar. Desa Taman agak spesial mendapat tiga pemancar internet.

Satu tower dipasang khusus di Dusun Pocok. Sebab Dusun ini secara geografis berada di dataran tinggi, sehingga fungsi tower itu sebagai penyambung jaringan ke pemancar di tempat lain.

Di Madura, saya kira baru Sampang yang memiliki program keren ini….

EMbe





Tags: Internet DesaMatikan internet DesaProgram bupati sampang
47
Dilihat
FacebookTwitterWhatsApp

Berita Terkait

Kades se-Madura, Hadiri Pengukuhan Klebun Wijdan Menjadi Korwil PKDI Madura Raya

Kades se-Madura, Hadiri Pengukuhan Klebun Wijdan Menjadi Korwil PKDI Madura Raya

5 bulan yang lalu
61
Diduga Pecah Ban, Mobil Boks Terguling di Jembatan Suramadu

Diduga Pecah Ban, Mobil Boks Terguling di Jembatan Suramadu

6 bulan yang lalu
22
Wali Murid Keluhkan Menu MBG di Sampang

Wali Murid Keluhkan Menu MBG di Sampang

6 bulan yang lalu
54
Aktivis PMII Soroti Penangkapan Demonstran Pilkades di Sampang

Aktivis PMII Soroti Penangkapan Demonstran Pilkades di Sampang

6 bulan yang lalu
220
IMPRES Malang Soroti Pemerintah Sampang, Dukung Aksi Desak Pilkades Segera Digelar

IMPRES Malang Soroti Pemerintah Sampang, Dukung Aksi Desak Pilkades Segera Digelar

6 bulan yang lalu
125
Mahasiswa Tewas Dipukuli Karena Tidur di Masjid, Bagaimana Sebenarnya Hukum Tidur di Masjid?

Mahasiswa Tewas Dipukuli Karena Tidur di Masjid, Bagaimana Sebenarnya Hukum Tidur di Masjid?

6 bulan yang lalu
114
Berikutnya
Pray for Kanjuruhan: Ribuan Lilin Menyala di Alun-Alun Bangkalan

Pray for Kanjuruhan: Ribuan Lilin Menyala di Alun-Alun Bangkalan

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer

© 2019 @Penanews.id All Rights Reserved

  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret

© 2021 Penanews.id All right reserved.