• Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer
Minggu, 19 April 2026
Penanews.id
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Penanews.id
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Beranda Madura Bangkalan

Tolak Pembukaan TPA di Desa Buluh, Warga Gelar Istigosah

  • Kamis, 2 September 2021 07:58
FacebookTwitterWhatsApp
Foto/istimewa

Penanews.id, Bangkalan- Ratusan Warga Desa Buluh, Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan Madura Jawa Timur Selasa malam, 1 september 2021, gelar Istigosah dan doa bersama.

Tujuannya tidak lain sebagai bentuk penolakan atas rencana pembukaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah di desa tersebut, karena tidak berdampak positif terhadap masyarakat sekitar.

Baca Juga:

Forkopimda Hingga Tokoh Blater di Bangkalan Deklarasi Stop Kekerasan

Jelang Penghujung Tahun, Pemkab Bangkalan Terima 4 Penghargaan

Salah satu warga setempat, H. Abdul Qodir berujar, adanya TPA di kawasan Buluh hanya membawa dampak buruk terhadap masyarakat sekitar. Oleh karenanya, para warg tidak mrnghendaki TPA itu dibuka kembali.

“Semoga TPA tidak dibuka lagi, hal itu dikarenakan adanya TPA selama 15 tahu sangat berdampak buruk terhadap masyarakat setempat,” tegas dia.

Selain istighozah dan do’a bersama, para warga juga berdialog dalam menyatukan sikap penolakan atas dibukanya kembali TPA tersebut.

“Masyarakat sudah sepakat tidak setuju jika TPA di buka lagi, baik kelola seperti apapun,” ujarnya.

Sementara itu, H, salah satu Tokoh Masyarakat (Tomas) Buluh mendukung penuh tidak dibukanya kembali TPA yang ada di samping rumahnya.

“Sekarang masyarakat sudah sepakat untuk tidak dibuka lagi, walapun di iming-imingi dengan adanya pengelolaan dan akan menggunakan masyarakat sekitar,” kata dia.

Sebelumnya Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat, Anang Yulianto pada 30 Juli 2021 bilang masyarakat serta pemuda setempat sepakat jika TPA yang berada di Desa Buluh di buka lagi.

Sehingga, lanjut dia, pada akhir bulan Agustus 2021 akan diadakan pekerjaan dengan anggaran 2,7 milyar. Proses lelang pekerjaan pun sudah dilaksanakan.

“Pembangunan TPA sudah persiapan, sudah dilelang,” tutur dia.

Menurut Anang, masyarakat sekitar beserta kalangan muda, dan pemerintah desa menyepakati dengan adanya pembangunan dan pengolahan sampah di TPA tersebut.

“Insya Allah sepakat, intinya kalau ada perbedaan perlakuan ya tidak masalah, yang penting harus berubah,” kata dia

Dalam pembukan dan pengolahan sampah di sana, pihaknya akan mengunakan tenaga masyarakat sekitar yang terdampak sebagai pekerja.

“Nanti kami akan menggunakan penduduk sekitar sebanyak 25 orang, yang akan bekerja disektor persampahan,” terangnya.

Selain itu Ia menegaskan, Jika ada masyarakat sekitar yang menolak dengan adanya pembangunan dan pembukaan lagi TPA, dirinya menegaskan masyarakat harus menunjukan atas dasar apa.

“Jangan cuma menolak, berikan alasan menolak karena apa, sehingga bisa menyandingkan solusinya,” Tandasnya.

SAE

Tags: BangkalanBangkalan banyak sampahBangkalan darurat sampahDesa buluhDLH kabupaten BangkalanMasyarakat menolak pembukaan TPAPemkab BangkalanSampah BangkalanSampah menumpuk di BangkalanTolak pembukaan TPATPA Buluh
276
Dilihat
FacebookTwitterWhatsApp

Berita Terkait

Anggota DPR Tinjau Dapur MBG di Bangkalan, Pemkab Nilai Perlu Tata Ulang Perencanaan Dapur

Anggota DPR Tinjau Dapur MBG di Bangkalan, Pemkab Nilai Perlu Tata Ulang Perencanaan Dapur

2 bulan yang lalu
16
Setahun Kepemimpinan Bupati Bangkalan Dinilai Gagal, Politisi PDIP Ungkap Fakta Sebenarnya

Setahun Kepemimpinan Bupati Bangkalan Dinilai Gagal, Politisi PDIP Ungkap Fakta Sebenarnya

2 bulan yang lalu
82
DPR Dorong Akses Pembiayaan Ultra Mikro untuk Perkuat UMKM Bangkalan

DPR Dorong Akses Pembiayaan Ultra Mikro untuk Perkuat UMKM Bangkalan

4 bulan yang lalu
22
Diresmikan Menteri Kebudayaan, UTM Kini Miliki Museum Budaya sebagai Pusat Kajian Madura

Diresmikan Menteri Kebudayaan RI, UTM Kini Miliki Museum Budaya sebagai Pusat Kajian Madura

4 bulan yang lalu
55
Gelar Turnamen Volly, Cara Desa Larangan Sorjan Bangkalan Tekan Kenakalan Remaja

Gelar Turnamen Volly, Cara Desa Larangan Sorjan Bangkalan Tekan Kenakalan Remaja

4 bulan yang lalu
23
Tingkatkan Mutu Akademik, UTM Gelar Sosialisasi Permendikti Saintek Nomor 39/2025

Tingkatkan Mutu Akademik, UTM Gelar Sosialisasi Permendikti Saintek Nomor 39/2025

4 bulan yang lalu
26
Berikutnya
Antisipasi Munculnya Gerakan Baru Terorisme di Indonesia, PB PMII Gelar Foreign Policy Webinar

Antisipasi Munculnya Gerakan Baru Terorisme di Indonesia, PB PMII Gelar Foreign Policy Webinar

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer

© 2019 @Penanews.id All Rights Reserved

  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret

© 2021 Penanews.id All right reserved.