• Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer
Rabu, 6 Mei 2026
Penanews.id
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Penanews.id
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Beranda Madura Bangkalan

Angka Kematian Bumil di Bangkalan Capai 31 Orang, 24 Diantaranya Terpapar Covid 19

  • Jumat, 30 Juli 2021 20:15
FacebookTwitterWhatsApp

Penanews.id, BANGKALAN- Angka kematian Ibu Hamil (Bumil) di Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, sepanjang bulan Januari- Juni 2021 mencapai 31 orang.

Dari 31 ibu hamil (bumil) yang meninggal itu, 24 orang tercatat terpapar Covid 19, sementara 4 orang bukan covid, 2 orang sisanya disebabkan efek dari pendarahan.

Baca Juga:

Khidmatnya Rutinan MDS Rijalul Ansor di Pesantren Darul Hasan Lajing

Rayakan Anniversary ke-4, AHPC Madura Santuni Anak Yatim dan Sambut Komunitas SE-Jatim

“Jadi ibu hamil yang meninggal karena Covid 19 ada 24 orang. Rata- rata usia kandungannya ada yang 7 sampai 8 bulan,” tutur Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinas Kesehatan (Dinkes) Bangkalan, Aris Budhiartho saat ditemui diruang kerjanya. Jumat, 30 Juli 2021.

Aris mengatakan angka kelahiran anak sepanjang Januari- Juni tahun 2021 ini mencapai 1.147. Sementara angka kematian bayi dibawah umur 28 hari (AKN) sebanyak 54. Satu diantaranya terpapar covid 19.

“Ada yang kena covid, itu tertular dari orang tuanya. Jadi bayinya itu sudah sesak, kena covid ya langsung dia. Rata- rata bayi itu punya penyakit penyerta. Kalau seusia kita kena covid kan langsung, tak perlu penyakit penyerta,” ujarnya.

Aris mengatakan bumil yang meninggal akibat covid terjadi di rumah sakit, karena pada waktu dibawa ke RS kondisinya ibu hamil sudah parah.

“Selain itu ada bayi yang meninggal akibat berat badan bayi dibawah normal, normalnya kan 2,5 Kg. Jadi itu dibawah ukuran itu, kekurangan nutrisi, dan lain lain jadi penyebabnya,” tutupnya.

Abdi

Tags: 24 orang meninggal dunia akibat terpapar covid-19Angka kematianBangkalanDinkes kabupaten BangkalanIbu hamilMasyarakat bangkalanMeninggal duniaPemerintah kabupaten BangkalanTerpapar Covid-19
68
Dilihat
FacebookTwitterWhatsApp

Berita Terkait

Anggota DPR Tinjau Dapur MBG di Bangkalan, Pemkab Nilai Perlu Tata Ulang Perencanaan Dapur

Anggota DPR Tinjau Dapur MBG di Bangkalan, Pemkab Nilai Perlu Tata Ulang Perencanaan Dapur

2 bulan yang lalu
16
Setahun Kepemimpinan Bupati Bangkalan Dinilai Gagal, Politisi PDIP Ungkap Fakta Sebenarnya

Setahun Kepemimpinan Bupati Bangkalan Dinilai Gagal, Politisi PDIP Ungkap Fakta Sebenarnya

2 bulan yang lalu
86
DPR Dorong Akses Pembiayaan Ultra Mikro untuk Perkuat UMKM Bangkalan

DPR Dorong Akses Pembiayaan Ultra Mikro untuk Perkuat UMKM Bangkalan

4 bulan yang lalu
23
Diresmikan Menteri Kebudayaan, UTM Kini Miliki Museum Budaya sebagai Pusat Kajian Madura

Diresmikan Menteri Kebudayaan RI, UTM Kini Miliki Museum Budaya sebagai Pusat Kajian Madura

4 bulan yang lalu
55
Gelar Turnamen Volly, Cara Desa Larangan Sorjan Bangkalan Tekan Kenakalan Remaja

Gelar Turnamen Volly, Cara Desa Larangan Sorjan Bangkalan Tekan Kenakalan Remaja

5 bulan yang lalu
24
Tingkatkan Mutu Akademik, UTM Gelar Sosialisasi Permendikti Saintek Nomor 39/2025

Tingkatkan Mutu Akademik, UTM Gelar Sosialisasi Permendikti Saintek Nomor 39/2025

5 bulan yang lalu
29
Berikutnya
Potensi Kebocoran PAD Bangkalan Sektor Pertanahan

Potensi Kebocoran PAD Bangkalan Sektor Pertanahan

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer

© 2019 @Penanews.id All Rights Reserved

  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret

© 2021 Penanews.id All right reserved.