
Penanews.id, BANGKALAN– Saat ini, perlahan tapi pasti Indonesia mulai memasuki era demokrasi liberal. Dalam di satu sisi, demokrasi liberal positif buat mekanisme pemerintahan agar ada cek and balancing lebih baik.
Tapi di sisi lain memberikan kesan yang terlalu bebas akan membahayakan karena akan membuat primordialisme semakin kental.
Ini diungkapkan Anggota MPR RI Hasani Bin Zuber dihadapan para pengurus GP Ansor Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, dalam acara Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan.
Menurut politikus Demokrat ini, untuk mencegah agar kebebasan tak kebablasan dengan menanamkan kembali ideologi yang ada dalam Empat Pilar Kebangsaan yaitu Pancasila, UUD 45, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika.
“Kader Ansor harus ambil bagian dalam hal ini,” kata dia, 3 Juni 2021.
“kita bersama-sama menjaga dan mengintensifkan kembali nilai-nilai luhur bangsa kita yang bersumber pada Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” dia menambahkan.
Meski demikian, untuk menanamkan ideologi tersebut pemerintah tidak akan melakukannya dengan cara pemaksaan.
Cara paling mudah, kata dia, memamfaatkan akun media sosial masing-masing untuk aktif bersosialisasi dan mengcounter bila ada penyebaran opini-opini yang mengajak pada perpecahan.
“Jadi beda dengan yang dulu yang harus ikut penataran,” pungkas Hasani.
EMBE







