Penanews.id, BANGKALAN- Selasa, 30 Maret 2021, Pengurus Gabungan Mahasiswa Konang (GMK) mengadakan Acara Diskusi Publik yang melibatkan seluruh anggota dan organisasi Kepemudaan Se-Kec.Konang dengan Tema “Dampak Kebijakan Pemerintah terhadap Pendidikan di Era Pandemi,” diskusi ini dilaksanakan di sekretariat gabungan mahsiswa konang pada jam 13.00 Wib- Selesai.
Terdapat tiga pemateri dalam diskusi tersebut yaitu Nur Hakim, M.Ag Aktvis Bangkalan juga sebagai Direktur Kaconk Mahfud Institute, Moh Ruji, S.Ikom Senior GMK dan Moh Syafii Ketua ABS.
Hal yang mendasari Diskusi ini adalah berangkat dari keresahan Masyarakat dan kalangan Akademisi terkhusus yang ada di Kecamatan Konang tentang Kebijakan Pemerintah terhadap proses KBM (Kegiatan Belajar Mengajar) baik di Sekolah atau di Perkuliahan yang diselenggarakan secara Online atau Daring.
Banyak faktor yang menyebabkan para Pembelajar sulit melakukan sekolah atau kuliah Daring seperti halnya akses internet, kuota, dan media lainnya.
Nur Hakim, S. Pd.I., M.Ag selaku Pemateri menyampaikan bahwa “Dampak Kebijakan Pemerintah tentang penetapan Sekolah atau Kuliah Daring sangat tidak Efektif dan tidak persuasif, menurutnya pandemi ini terjadi hanya kepentingan para kapitalis global yang ujung-ujungnya adalah komersialisasi vaksin,” ujarnya.
Artinya bahwa Kemendigbud belum memberikan Solusi terbaik untuk keberlangsungan Pendidikan yang efektif dan persuasif kepada peserta didik.
Bahakan peserta diskusi (Zuhairi) yang hadir adalah Siswa di sesi akhir dia mengungkapkan keresahannya kepada kebijakan Pemerintah tentang penetapan sekolah secara Daring.
“Adanya pandemi sangat menghambat proses pembelajaran bagi masyarakat Indonesia terkhusus bagi kami sebagai pelajar yang memang tinggal di Desa dan tidak bisa melakukan pembelajaran secara tatap muka melainkan harus daring, banyak faktor yang menghambat bagi kami diantaranya signal yang kurang bagus bahkan tidak sedikit dari siswa/i yang mengeluh karena kurangntya bantuan kuota,” ujar salah satu audience yang masih berstatus siswa.
Maka dari diskusi ini kami mendorong Pemerintah untuk segera melakukan langkah-langkah yang tepat untuk keberlangsungan KBM (Kegiatan belajar Mengajar) yang efektif dan persuasif.
Wujudkan Pendidikan Unggul!
Wujudkan Pendidikan efektif!
Muhammad Fauzan









