• Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer
Senin, 4 Mei 2026
Penanews.id
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Penanews.id
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Beranda Madura Bangkalan

Kadis KB-P3A Bicara Soal Pemerkosaan Kokop: Harus di Proses Sebagai Pembelajaran

  • Kamis, 2 Juli 2020 11:42
FacebookTwitterWhatsApp
Pemerkosaan kokop

Penanews.id, BANGKALAN-Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3 A) Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur meminta aparat penegak hukum segera mengungkap kasus pemerkosaan terhadap S (20) asal Kecamatan Kokop.

Kepala Dinas P3A Bangkalan Amina Rahmawati mengaku prihatin dan menyayangkan masih terjadi tindakan asusila diera saat ini. Sebagai negara hukum, Ia berharap pelaku segera ditangkap.

Baca Juga:

Ratusan Mahasiswa Demo Polres Bangkalan, Tuntut Pelaku Pembunuhan EN Dihukum Mati

Nonton Konser Musik di Bangkalan, Puluhan Orang Kecopetan Handphone

“Karena kita masyarakat hukum ya, jangan sampai ada pembiaran,” kata Amina kepada Penanews.id saat dihubungi melalui sambungan seluler. Kamis 2 Juli 2020.

Amina berharap, kasus pelecehan seksual tidak dianggap biasa. Disisi lain, Mantan Kadisnaker itu mengatakan harus ada pemahaman masyarakat bahwa perbuatan pelaku melanggar hukum.

“Selain pemahaman terhadap masyarakat harus ada efek jera. Pelaku yang sengaja melakukan pelecehan seperti ini harus di proses,” ujarnya.

Informasi yang diterima Penanews.id, korban kebiadaban 7 orang pria tak dikenal itu pada Rabu, 1 Juli 2020 petang, meninggal dunia. Amina mengaku ikut berbela sungkawa.

“Kalau dari pihak keluarga kelihatannya masih berduka,” ucanya.

Menurut Amina, Kasus seperti ini harus ada pembelajaran kepada masyarakat bahwa kejadian ini tidak pantas dan tidak boleh terjadi lagi.

“Sebaiknya diproses. Ini negara hukum dan berahlak, Bangkalan bagian negara berakhlak kan, Intinya kasus ini harus diungkap,” tutupnya. ABDI

Tags: Korban perkosaan kokop meninggalPemerkosaan kokopPolres Bangkalan
1.1k
Dilihat
FacebookTwitterWhatsApp

Berita Terkait

Anggota DPR Tinjau Dapur MBG di Bangkalan, Pemkab Nilai Perlu Tata Ulang Perencanaan Dapur

Anggota DPR Tinjau Dapur MBG di Bangkalan, Pemkab Nilai Perlu Tata Ulang Perencanaan Dapur

2 bulan yang lalu
16
Setahun Kepemimpinan Bupati Bangkalan Dinilai Gagal, Politisi PDIP Ungkap Fakta Sebenarnya

Setahun Kepemimpinan Bupati Bangkalan Dinilai Gagal, Politisi PDIP Ungkap Fakta Sebenarnya

2 bulan yang lalu
86
DPR Dorong Akses Pembiayaan Ultra Mikro untuk Perkuat UMKM Bangkalan

DPR Dorong Akses Pembiayaan Ultra Mikro untuk Perkuat UMKM Bangkalan

4 bulan yang lalu
23
Diresmikan Menteri Kebudayaan, UTM Kini Miliki Museum Budaya sebagai Pusat Kajian Madura

Diresmikan Menteri Kebudayaan RI, UTM Kini Miliki Museum Budaya sebagai Pusat Kajian Madura

4 bulan yang lalu
55
Gelar Turnamen Volly, Cara Desa Larangan Sorjan Bangkalan Tekan Kenakalan Remaja

Gelar Turnamen Volly, Cara Desa Larangan Sorjan Bangkalan Tekan Kenakalan Remaja

5 bulan yang lalu
24
Tingkatkan Mutu Akademik, UTM Gelar Sosialisasi Permendikti Saintek Nomor 39/2025

Tingkatkan Mutu Akademik, UTM Gelar Sosialisasi Permendikti Saintek Nomor 39/2025

5 bulan yang lalu
29
Berikutnya
Mujiburrohman Meninggal, PKS Bangkalan Siapkan PAW

Mujiburrohman Meninggal, PKS Bangkalan Siapkan PAW

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer

© 2019 @Penanews.id All Rights Reserved

  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret

© 2021 Penanews.id All right reserved.