
Penanews.id, BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan, Madura, Jawa Timur berencana membeli alat medis berupa Polymerase Cain Reaktion (PCR).
Pengadaan alat tersebut akan dilakukan dalam waktu dekat, melihat peta sebaran virus corona di kabupaten ujung barat pulau madura semakin tak terbendung.
Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron menuturkan, pengadaan PCR itu untuk mempercepat mengetahui hasil swab pasien yang terindikasi terpapar virus corona.
“Dengan kondisi yang kita alami, hasil swab yang kita kirim ke soetomo antriannya cukup panjang. Kami berinisiatif melakukan pengadaan alat PCR,” kata Ra Latif sapaan lekatnya di Mapolres Bangkalan usai menghadiri pemberian sembako terhadap atlet bola volli terdampak Covid19. Selasa, 2 Juni 2020.
Ra Latif belum bisa memastikan kapan pembelian PCR itu. Pihaknya kata dia masih akan berkoordinasi dengan Litbangkes selaku instansi yang membidangi agar pengadaan alat tersebut kualitasnya sesuai rekomendasi Kemenkes.
“Kita masih akan berkoordinasi dengan instansi terkait,” ujar pria yang saat ini juga sebagai Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid Bangkalan itu.
“Sehingga kita mengadakan alat tersebut terekomendasi sehingga alat yang kita beli betul- betul layak dan sesuai standarisasi dari kementriaan kesehatan,” tutupnya.
Sekedar diketahui, Peta Sebaran Covid 19 Bangkalan pertanggal 2 Juni 2020 menunjukan, kasus Positif Virus Corona sebanyak 53 Pasien. 11 Pasien dinyatakan sembuh.
Sedangakan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 30 Pasien. 21 Pasien meninggal dunia. Sementara Pasien Orang Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 928. Tak kalah pentingnya, sebanyak 19.764 orang berstatus Orang Dalam Pengawasan (ODP).
Abdi






