
Penanews.id, BANGKALAN – Puncak ulang tahun KaCoNK Mahfud Institut yang digelar di markas mereka Perumahan IMC, Ahad malam, 16 Agustus 2020, berlangsung sederhana namun meriah.
Sederhana karena acara dikonsep ‘remoh’. Tamu undangan duduk lesehan di bawah terop. Namun meriah karena diisi begitu banyak penampilan.
Mulai dari hadrah, pembacaan puisi, penbacaab teks proklamasi, pembagian hadiah aneka lomba hingga ditutup oleh penampilan teater ASA yang lucu dan memukau.
Teater asal Pesantren Al-Ibrohimy Galis ini mementaskan drama tentang makna kemerdekaan. Di zaman kiwari ini, kemerdekaan memiliki makna yang berbeda-beda namun intinya adalah perjuangan.
Bagi seorang guru, bisa lolos sertifikasi adalah kemerdekaan. Bagi penjual tape, jualannya laku adalah kemerdekaan. Kemerdekaan tetaplah perjuangan dalam konteks yang berbeda-beda.
Direktur KMI, Nur Hakim, bilang puncak acara sengaja digelar pada malam menjelang HUT RI ke 75 demi mengenang jasa para pahlawan.
“Tanpa para pahlawan, tak akan ada NKRI yang kita cintai ini,” kata dia.

Anggota DPR RI dari Demokrat, Hasani Bin Zuber, nampak hadir. yang mengejutkan para tamu, Pembina KMI, Mahfud S.Ag memperkenalkan Ra Hasani sebagai Dewan Pertimbangan KMI.
Menurut politikus PDIP itu, posisi itu bukan baru diemban setelah Ra Hasani menjadi anggota DPR. Melainkan telah diemban sejak KMI berdiri pertama kali empat tahun lalu pada Agustus 2016.
“Jadi, ada sedikit ‘barokahnya’ KMi yang mengantarkan beliau ke Senayan,” ucap Mahfud disambit gelak tawa para tetamu.
Ra Hasani sendiri, sebelum didaulat memotong tumpeng, berharap kiprah KMI ke depan semakin dirasakan masyarakat.
“Berhenti berfikir diri sendiri, mari berbagi,” ucap Ketua GP Ansor Bangkalan itu.
EMBE







