
Penanews.id, BANGKALAN – Penganiayaan seorang perempuan di Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan, yang videonya viral hari-hari ini diduga bermula dari candaan.
Ceritanya, Seorang Satpam ‘kampus’ di Desa Telang bilang ke beberapa temannya bahwa bila ingin membeli teh poci, belilah ke pacarnya.
Kata ‘pacar’ ini merujuk pada sosok UK, 26 tahun, seorang penjaga stan teh poci di depan mini market Aka Jaya. Rupanya si Satpam kampus itu tak menyangka bakal ada yang menyampaikan candaan itu ke istrinya. Dan dengan cepat menjadi isu keluarga besar.
Puncak kecemburuan istri si Satpam kampus itu terjadi Minggu, 3 Januari 2023. Bersama dengan sekitar 6 perempuan lain, si istri melabrak UK yang tengah menjaga stand teh pocinya.
Melihat kedatangan emak-emak yang penuh amarah, UK sempat menghindar dengan lari ke gudang mini market. Namun karena tak lagi bisa menghindar, UK yang juga telah bersuami akhirnya dianiaya beramai-ramai.
Seperti nampak dalam video, mula-mula UK ditarik, lalu diseret, dijambak hingga ditendang. Tak puas, emak-emak yang emosi itu juga menggunting rambut dan pakaiannya.
Setelah dianiaya, UK sendiri langsung ke puskesmas Kamal melakukan visum dan kemudian melapor ke Polsek Kamal atas apa yang dia alami.
Kapolres Bangkalan, AKBP Wiwit Ari Wibisono yang didampingi Kepala Polsek Kamal AKP Andi Bahtera membenarkan kronologi tersebut. Dan hari ini, sekitar tujuh orang yang terekam dalam video ikut menganiaya UK telah diperiksa.
“Motif yang sebenarnya masih kami dalami, apakah karena perselingkuhan atau bukan, hari ini semua orang dalam video sedang diperiksa di Polsek,” kata dia.
EMbe


