
Penanews.id, BANGKALAN- Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Tahap dua di Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, masih buram.
Ini tergambar dari jawaban Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron ketika ditanya wartawan.
“Kita akan berkoordinasi dengan Komisi A, apakah Pilkades bisa dilaksanakan tahun ini,” Kata pria yang akrab disapa Ra Latif ini, Selasa 1 Maret 2022.
Soal Pilkades, Ra Latif tak bisa memutuskan sendiri pelaksanaannya. Pemda mesti duduk bersama dengan DPRD Bangkalan dan perwakilan desa yang akan menyelenggarakan pemilihan kades.
“Tentunya kita akan mengundang kepala desa yang akan mengikuti proses pilkades serentak berikutnya,” Papar dia.
Menurut Ra Latif, kendala utamanya adalah anggaran. Diperkirakan anggaran yang dibutuhkan mencapai antara Rp 22 hingga 24 miliar. Sementara anggaran yang disediakan APBD tidak mencukupi alias minus.
“Sementara tahun ini masih ada Rp 14 miliar,” Kata dia.
Anggaran yang minus ini dibenarkan Kepalaa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Bangkalan, Hosin Jamili.
“Kita tunggu instruksi dari pak bupati , karena pelaksanaan pilkades ini kalau ada keputusan pak bupati,” Pungkas dia.
SAE







