
Penanews.id, JAKARTA – Pemerintah Arab Saudi mulai melonggarkan pembatasan Covid-19 di masjidil Haram. Pelonggaran ini ditandai dengan dilepasnya tanda jaga jarak yang ditempelkan di lantai.
Dilansur okezone.com, Wakil Sekretaris Jenderal untuk Urusan Masjidil Haram, Dr. Saad bin Mohammed Al-Muhaimid, mengatakan bahwa sebuah rencana telah dilaksanakan agar masjid dapat beroperasi dengan kapasitas penuh sambil memastikan keselamatan semua orang.
Al-Muhaimid menambahkan bahwa pengunjung masjid suci akan tetap diwajibkan memakai masker dan melakukan reservasi untuk melakukan umrah dan sholat melalui aplikasi Tawakkalna dan Eatmarna.
Diwartakan Arab News, para pekerja di Masjidil Haram pada Sabtu (16/10/2021) malam terlihat melepas stiker yang mengingatkan orang untuk menjaga jarak sosial, menandai berakhirnya masa dimana orang-orang di Masjidil Haram yang sholat dengan jarak 1-2 meter di antara mereka karena pandemi virus corona.
Mulai Minggu, jarak sosial tidak lagi wajib di pertemuan sosial atau di tempat umum termasuk di transportasi umum dan di restoran, bioskop, dan mal di Kerajaan.
Masker wajah tidak lagi wajib dalam pengaturan luar ruangan, kecuali untuk lokasi tertentu tertentu termasuk dua masjid suci.
EMbe







