Penanews.id, Bangkalan – Sekretaris II Pengurus PMII Cabang Bangkalan, Imam Pantor mengeritik kinerja Pemkab Bangakalan yang lamban bahkan seolah tanpa target apapun.
Imam mencontohkan emasuki tahun ke-3 kepemimpinan R. Abd. Latif Amin Imron dan Drs Mohni sejak dilantik sebagai Bupati dan wakil bupati kabupaten Bangkalan pada 24 september 2018, masih banyak akses jalan kabupaten yang rusak parah dan tak kunjung diperbaiki. Seperti akses di kecamatan konang dan akses Tlagah- Galis.
“Masyarakat tidak butuh janji palsu tapi butuh pembangunan yang nyata sesuai janji politiknya, Maka sudah seharusnya Pemerintah Kabupaten Bangkalan tidak bungkam dan harus lebih peduli dengan kondisi infastruktur yang mengenaskan di Bangkalan,” ungkap aktivis itu, Minggu, (18/4/2021).
Lebih lanjut, pihaknya juga menyebutkan, antusias masyarakat terhadap visi dan misi Bupati Bangkalan dengan jargon Bangkalan Sejahtera. Serta ada harapan besar untuk Bangkalan sejahtera dengan janji politik yang disampaikan pada saat pilkada.
“Setidaknya ada 26 janji politik Bupati. Kami mengapresiasi adanya program insentif guru ngaji dan guru madin. Akan tetapi ada janji politik yang juga dinantikan oleh masyarakat yakni sejahtera membangun dari pinggiran disitu termaktub, Memastikan jalan kabupaten berstatus baik, layak melalui pemerataan dan peningkatan akses di wilayah pelosok,” Imbuhnya.
Menurutnya, sesuai dengan amanat UU No 23 tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah. Bahwa Kepala daerah memiliki tugas untuk memelihara ketenteraman masyarakat dan kewajiban untuk menerapkan pemerintahan yang baik.
Maka sudah seharusnya pemerintah berkonsensus untuk memperioritaskan kebutuhan masyarakat yang kolektif. Bupati punya OPD ayoklah gerakkan OPD nya untuk mendukung visi dan misinya.
“Saya berharap di tahun 2021 ini ada peningkatan jalan di akses yang rusak parah khususnya akses poros kabupaten”, Pungkasnya.
RED








