• Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer
Kamis, 12 Maret 2026
Penanews.id
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Penanews.id
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Beranda Madura Bangkalan

Cerita Terdeteksinya Dugaan Penyebaran Paham Khilafah di Socah

  • Kamis, 21 September 2023 13:59
FacebookTwitterWhatsApp



Penanews.id, BANGKALAN – Seorang pemuka agama di Desa Keleyan diduga berpaham khilafah. Masalahnya, si kiai menyebarkan paham itu ke masyarakat secara halus. Padahal negara telah melarang penyebaran paham khilafah ini dengan membubarkan organisasi HTI.



Untuk mencegah aktivitas sang pemuka agama, MWC NU, Banser dan GP Ansor Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan, memasang spanduk-spanduk di sepanjang jalan Raya Kamal, Kamis, 21 September 2023.

Baca Juga:

Menteri Pendidikannya Ditangkap di Mojokerto, Khilafatul Muslimin Ternyata Punya ‘e-ktp’ Sendiri

Pemimpin Tertinggi Khilafatul Muslimin Ditangkap



Spanduk itu berisi pernyataan sikap menolak penyebaran paham khilafah di Kecamatan Socah.

“Kami menolak siapa pun menyebarkan paham khilafah di daerah kami. Paham ini bisa memecah belah masyarakat dan merusak tatanan bernegara,” Kata H. Abd Aziz, Ketua PAC GP Ansor Bangkalan.



Tentang sepak terjang sang kiai, diceritakan lebih rinci oleh Ketua MWC NU Socah Ustadz Abdullah. Menurut dia, sudah sejak lama MWC NU memantau aktivitas si pemuka agama.

Bahkan, dia sempat beberapa kali bertemu dan berdiskusi langsung dengannya. Dari diskusi itulah, Abdullah tahu si kiai berpaham khilafah.

“Awal-awal kami pantau saja, selama tidak disebarkan, tidak masalah,” Katanya.

Namun belakang ini, si pemuka agama tersebut diduga mulai menyebarkan paham khilafah ke masyarakat. Bahkan akhir pekan ini, sebuah pertemuan bertajuk Multaqa telah diagendakan digelar di rumah si pemuka agama.

“Melihat paham sang kiai, kami khawatir pertemuan semacam itu hanya jadi kedok menyebarkan paham khilafah lewat gara-gara halus. Sehingga harus dicegah,” Katanya.

EMbe

Tags: Gp ansor SocahHTI dibubarkanKhilafahMwc nu socah
223
Dilihat
FacebookTwitterWhatsApp

Berita Terkait

Anggota DPR Tinjau Dapur MBG di Bangkalan, Pemkab Nilai Perlu Tata Ulang Perencanaan Dapur

Anggota DPR Tinjau Dapur MBG di Bangkalan, Pemkab Nilai Perlu Tata Ulang Perencanaan Dapur

2 minggu yang lalu
14
Setahun Kepemimpinan Bupati Bangkalan Dinilai Gagal, Politisi PDIP Ungkap Fakta Sebenarnya

Setahun Kepemimpinan Bupati Bangkalan Dinilai Gagal, Politisi PDIP Ungkap Fakta Sebenarnya

2 minggu yang lalu
77
DPR Dorong Akses Pembiayaan Ultra Mikro untuk Perkuat UMKM Bangkalan

DPR Dorong Akses Pembiayaan Ultra Mikro untuk Perkuat UMKM Bangkalan

3 bulan yang lalu
16
Diresmikan Menteri Kebudayaan, UTM Kini Miliki Museum Budaya sebagai Pusat Kajian Madura

Diresmikan Menteri Kebudayaan RI, UTM Kini Miliki Museum Budaya sebagai Pusat Kajian Madura

3 bulan yang lalu
49
Gelar Turnamen Volly, Cara Desa Larangan Sorjan Bangkalan Tekan Kenakalan Remaja

Gelar Turnamen Volly, Cara Desa Larangan Sorjan Bangkalan Tekan Kenakalan Remaja

3 bulan yang lalu
20
Tingkatkan Mutu Akademik, UTM Gelar Sosialisasi Permendikti Saintek Nomor 39/2025

Tingkatkan Mutu Akademik, UTM Gelar Sosialisasi Permendikti Saintek Nomor 39/2025

3 bulan yang lalu
23
Berikutnya
GP Ansor Bangkalan Prihatin, Kecelakaan di Jalan Raya Paterrongan Masih Terjadi

GP Ansor Bangkalan Prihatin, Kecelakaan di Jalan Raya Paterrongan Masih Terjadi

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer

© 2019 @Penanews.id All Rights Reserved

  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret

© 2021 Penanews.id All right reserved.