
Penanews.id, BANGKALAN- Anggaran pemeliharaan pasar tradisional di Kabupaten Bangkalan tahun 2023 dipastikan minim. Karena itu pemeliharaan pasar akan difokuskan di wilayah perkotaan saja.
“Walau fokus di perkotaan, ini tidak berarti kami mengabaikan pasar di pedesaan. Kenapa di kota? Karena pasar di kota lebih dilihat oleh masyarakat lokal atau luar daerah,” kata kepala bidang (Kabid) pengelolaan pasar Dinas Perdagangan (Disdag) Kabupaten Bangkalan, Dhenis Pribadi.
Dhenis memperkirakan anggaran pemeliharaan berkisar antara Rp 200 hingga 250 juta. Ini katanya, hanya cukup membiayai pemeliharaan 3 atau 4 pasar tradisional.
Sementara total jumlah pasar tradisional di Bangkalan sebanyak 29 unit tersebar di 18 kecamatan dan sebagian besar kondisinya memperihatinkan.
“anggarannya kurang lebih 200 sampai 250 juta” jelas dia Selasa 20 Desember 2022.
Dia mengaku walapun anggarannya sudah diajukan namun dia mengaku belum mengetahaui secara pasti pasar mana saja yang akan mendapatkan anggaran untuk pemeliharaan, karena masih menunggu persetujuan anggaran.
“kalau sudah acc nanti kita akan melihat pasar mana yang akan membutuhkan pemeliharaan,” papar dia.
SAE







