
Penanews.id, BANGKALAN- Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) DPRD Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur mendukung rencana menunda pelaksanaan Pilkades Tahap II hingga 2025.
Hal ini disampaikan oleh Juru Bicara Fraksi PDI-P, Suyitno, saat rapat paripurna pemandangan umum fraksi terhadap nota pengantar keuangan anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun anggaran 2023. Senin, 10 Oktober 2022.
“Fraksi PDI-P mendukung rencana pemerintah Kabupaten Bangkalan untuk menunda pelaksanaan Pilkades gelombang kedua dan ketiga hingga pada tahun 2025,” kata dia.
Dukungan penundaan pelaksanaan Pilkades Tahap II dan III hingga tahun 2025 kata Suyitno bukan tanpa alasan. Fraksi PDI-P menilai, hingga terbentuknya P2KD tingkat desa, masih belum ada tahapan yang dilakukan.
” Dan waktu pelaksanaan belum ada kejelasan,” kata dia.
Wakil Ketua Komisi C itu juga mengatakan
alasan lain mendukung penundaan pelaksanaan Pilkades karena visi-misi dan program bupati masih banyak yang belum terselesaikan.
“Juga besaran defisit anggaran 2023 yang cukup besar. Makanya kami mendukung penundaan Pilkades,” tegas dia.
Sementara Wakil Bupati Bangkalan, Moh Mohni, dalam menanggapi hal itu mengatakan tidak ada penundaan dalam Pilkades. Ia menegaskan tahapan akan terus berjalan.
“Masalah ada pandangan penundaan Pilkades, itu adalah pendapat, tapi yang jelas tidak ada penundaan Pilkades di Bangkalan,” tegas dia.
Abdi







