
Penanews.id, BANGKALAN- Alumni Santri dan Simpatisan Pondok Pesantren Syaichona Mohammad Cholil, menggelar Musyawarah Besar (Mubes) ke dua dengan tema melestarikan warisan Syaichona Muhammad Cholil.
Kegiatan itu berlangsung di Pondok Pesantren (PP) Syaichona Cholil kelurahan Demangan Kabupaten Bangkalan yang dihadiri langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifa Indar Parawansa.
Dia menyampaikan terkait peran PP yang berada di tengah-tengah kota dengan ribuan santri yang menimba ilmu di dalamnya tentunya di sana memiliki banyak peran membangun peradaban bangsa.
“Kita melihat, banyak jejak pemikiran dan perjuangan beliau (Syaichona Mohammad Cholil) sudah selayaknya diangkat gelar pahlawan Nasional,” Jelas dia.
Khofifah menceritakan, banyak pahlawan yang berada di jawa timur yang menjadi santrinya Syaichona, dia mengaku sudah menyampaikan kepada ketua tim gelar kepahlawanan supaya tidak ragu untuk mengangkat gelar pahlawan.
“Tadi saya sudah menyampaikan, jejak dan pemikirannya Syaikhona sudah memenuhi syarat, sebagai pahlawan nasional,” Papar dia
Sememtara itu, K.H Moh. Nasih Aschal juga berharap Syaichona Mohammad Cholil bisa segera ditetapkan menjadi pahlawan nasional, karena menurut dia Syaichona Mohammad Cholil merupakan episentrum dari peradaban dunia.
” kita harap keputusan yang dihasilkan melalui ini tidak hanya isu lokal, tapi seperti tema yang di usung keberadaan Syaichona Cholil untuk peradaban dunia,” Terang dia
Selain itu dia menjelaskan kegiatan Mubes II diadakan setiap tiga tahun sekali, namu. Kali ini memilik momen yang sangat pas di tengah ramainya perbincangan radikal intoleransi.
“Selain kita menyelenggarakan kegiatan Mubes, besok kita akan pecahkan rekor muri untuk pembacaan Burdah bersama,” Pungkas dia.
SAE







