• Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer
Sabtu, 6 Juni 2026
Penanews.id
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Penanews.id
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Beranda Jatim

Agar Kasus Gontor Tak Terulang, NU Jatim Bentuk Posko Awasi Kekerasan di Pesantren

  • Senin, 26 September 2022 10:31
FacebookTwitterWhatsApp

Baca Juga:

. . .
Ilustrasi




Penanews.id, JATIM – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur membentuk 40 Posko Pesantren Ramah Anak yang tersebar di seluruh wilayah provinsi tersebut.

Posko itu bertujuan untuk mengawasi, mengantisipasi, mencegah dan menangani kasus kekerasan di lingkungan pesantren.

Disebutkan, posko ini dibentuk menyusul merebaknya kasus kekerasan dan perundungan yang terjadi di pesantren beberapa waktu belakangan.

Salah satunya kejadian di Pondok Modern Darussalam Gontor, Ponorogo. Kasus itu mendapat sorotan publik.


“Melalui program ini, diharapkan memberi tambahan jaminan bagi wali santri akan keberadaan putra-putrinya di pesantren,” kata Wakil Ketua PWNU Jatim, KH Abdussalam Shohib (Gus Salam) dilansir CNNIndonesia.com.


Kasus kekerasan di pondok pesantren itu, kata dia, merupakan peristiwa yang menyedihkan dan mengundang rasa prihatin. Bukan hanya bagi masyarakat pendidikan, namun juga bagi kalangan pengasuh pondok pesantren.

Gus Salam yang juga Pengasuh Pondok Pesantren Mambaul Maarif Denanyar Jombang, pun menyatakan prihatin.

Lebih dari itu, pihaknya pun mendukung adanya upaya-upaya kongkret agar masalah kekerasan dan perundungan anak tidak terjadi di pondok pesantren di masa-masa mendatang.

“Kami semua tentu prihatin, peristiwa itu merupakan semacam peringatan kepada semuanya, terlebih kepada NU yang banyak pesantrennya,” tuturnya.

Disadarinya, bagi para ulama pesantren, kini pengasuh pondok pesantren memerlukan suatu cara yang sungguh-sungguh bisa diandalkan untuk mengelola santri yang tinggal di pesantren.

“Bisa dibayangkan bagaimana mengelola dan mengawasi sekian banyak santri, ini tentu bukan hal yang mudah. Tentu, pesantren telah membuat skema, manajemen dan lain sebagainya,” ucapnya.


Para kiai dan ulama pesantren di PWNU Jatim beaharap, mudah-mudahan di masa yang akan datang, pesantren bisa lebih dikelola dengan baik sehingga peristiwa yang menyedihkan ini bisa dicegah agar tidak terulang lagi.

Kasus kekerasan di lembaga pendidikan agama dan keagamaan tidak bisa dibenarkan. Karena itu dibutuhkan regulasi sebagai langkah mitigasi dan antisipasi.

“Kekerasan dalam bentuk apapun dan di manapun tidak dibenarkan. Norma agama dan peraturan perundang-undangan jelas melarangnya,” ujar dia.

Menurut data Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) atau Asosiasi Pondok Pesantren di bawah naungan NU, di Jatim saja, terdapat lebih dari 6 ribu pondok pesantren, yang dikelola dari generasi ke generasi.

EMbe/ CNN Indonesia

Tags: Kekerasan gontorNU JatimPosko awasi kekerasan pesantren
32
Dilihat
FacebookTwitterWhatsApp

Berita Terkait

HUT TNI ke-80, Arsenal Batuporon Ajak Warga Bersih Pantai dan Jaga Area Vital

HUT TNI ke-80, Arsenal Batuporon Ajak Warga Bersih Pantai dan Jaga Area Vital

8 bulan yang lalu
129
Marching Band Al-Amien Prenduan, Raih Juara Umum di Kompetisi Nasional GMBC 2025

Marching Band Al-Amien Prenduan, Raih Juara Umum di Kompetisi Nasional GMBC 2025

9 bulan yang lalu
108
PORSENIJAR Zona 3, PGRI Bangkalan Tampil Perdana Langsung Torehkan Prestasi

PORSENIJAR Zona 3, PGRI Bangkalan Tampil Perdana Langsung Torehkan Prestasi

9 bulan yang lalu
70
Demokrat Bangkalan Peringati Harlah ke-24 dengan Virtual Meeting dan Aksi Sosial

Demokrat Bangkalan Peringati Harlah ke-24 dengan Virtual Meeting dan Aksi Sosial

9 bulan yang lalu
52
Petronas Diultimatum Nelayan: Bayar Ganti Rugi atau Angkat Kaki

Petronas Diultimatum Nelayan: Bayar Ganti Rugi atau Angkat Kaki

10 bulan yang lalu
55
GSN Bantah Ada Pungutan Bantuan Becak Listrik Presiden di Bangkalan

GSN Bantah Ada Pungutan Bantuan Becak Listrik Presiden di Bangkalan

11 bulan yang lalu
111
Berikutnya
Pemilu 2024: Generasi Muda Ingin Pemimpin Jujur dan Tak Korupsi

Pemilu 2024: Generasi Muda Ingin Pemimpin Jujur dan Tak Korupsi

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer

© 2019 @Penanews.id All Rights Reserved

  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret

© 2021 Penanews.id All right reserved.