
Penanews.id, BANGKALAN – Pencak Silat NU: Pagar Nusa, Cabang Rayon Pondok Pesantren Nurul Cholil Demangan Barat, menggelar pengukuhan pada 6 Agustus 2022. Pengukuhan ini diikuti 43 pesilat.
Dalam tradisi Pagar Nusa, klasifikasi tingkat keahlian pesilat memakai istilah yang sama dengan dunia pendidikan yaitu tingkat SD, SMP dan SMA. Maka, pengukuhan ini adalah semacam ‘wisuda’ bagi pesilat di semua tingkatan untuk naik ke tingkat berikutnya.
Kepada para ‘wisudawan’, Pengasuh Pagar Nusa Rayon Nurul Cholil, Ra Hasani Bin Zuber memberikan wejangan tentang kesamaan makna dalam nama ‘Pagar Nusa’ dengan satu dari empat pilar kebangsaan yaitu Cintai NKRI.
“Nilai cintai NKRI harus selalu tertanam dalam jiwa dan sanubari semua keluarga pagar nusa,” Kata Ra Hasani yang juga Anggota MPR RI.
Cinta tanar air, menurut Hasani tak harus selalu diwujudkan lewat hal-hal besar dan heroik. Tapi juga bisa ditunjukkan lewat hal sederhana seperti menjaga kerukunan dan harmonisasi dalam hidup bermasyarakat.
Maka itu, kata dia, seorang pesilat, lebih-lebih keluarga Pagar Nusa harus punya ahlakul karimah. “Jati diri seorang santri itu dilihat dari ahlaknya, dari sopan dan santunya,” Ujar dia.
Pagar Nusa Rayon Nurul Cholil terbentuk sejak 2019. Dan sudah menggelar dua kali pengukuhan yaitu pada 2020 dan 2022. Pengukuhan kali ini mestinya digelar pada 2021, namun terpaksa ditunda karena situasi pandemi covid-19.
Acara sosialisasi ini pun berlangsung meriah oleh beragam penampilan atraksi jurus dari oleh seluruh pesilat dari cabang pagar Nusa se Kabupaten Bangkalan.
EMbe






