• Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer
Sabtu, 18 April 2026
Penanews.id
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Penanews.id
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Beranda Madura Bangkalan

Saat Wabah PMK Mengganas, Stok Obat Disnak Bangkalan Menipis

  • Jumat, 3 Juni 2022 21:18
FacebookTwitterWhatsApp

Baca Juga:

Wabah PMK Belum Reda, Bangkalan Kekurangan Dokter Hewan

Sejarah Penyakit Mulut dan Kuku yang Menyerang Sapi di Bangkalan

Ilustrasi


Penanews.id, BANGKALAN- Dinas Peternakan Kabupaten Bangkalan mencatat temuan Penyakit Mulut dan Kuku pada sapi terus bertambah banyak.

Hingga hari ini, jumlah ternak, khususnya sapi, yang terkonfirmasi tertular PMK lebih dari 400 ekor.

“Komulatif Keseluruhan hari ini mencapai 420 ekor,” Jelas Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Hewan Ternak, Dinas Peternakan Bangkalan Ali Makki ,Jumat, 03 Juni 2022.

Jika dilihat menurut wilayah, hampir semua kecamatan di Bangkalan telah mengonfirmasi adanya temuan sapi yang terserang PMK.

Menurut Ali, dari 18 kecamatan, wabah PMK telah masuk ke 15 Kecamatan. “Tinggal 3 kecamatan sampai saat ini belum ada laporan masuk,” tutur dia.

Temuan PMK terbanyak berasal dari kecamatan yang berbatasan wilayah dengan Kabupaten Sampang. Yaitu seperti kecamatan Blega ada 142 ekor, Kokop 102 dan Modung 56 laporan Suspek.

“Sementara terendah di Kecamatan Sepuluh 2 ekor, Arosbaya 2, Socah 2,Labang 2, paling rendah 2 ekor,” Kata dia.

Kata Ali sapaan lekatnya mengaku, adapun penanganan PMK di Bangkalan sampai saat masih menggunakan obat obatan yang ada, namun ada sebagian obat yang sudah habis.

“Vitamin masih ada cuma, antibiotik sudah habis,” Papar dia

Menurutnya adapun anggaran untuk penanganan PMK di Bangkalan masih dalam tahap pengajuan, karena untuk mengakses pencarian dana harus memenuhi syarat syarat tertentu. Namun dia tidak memaparkan jumlah anggaran yang dibutuhkan untuk penanganan PMK.

“Biaya penanganan PMK tergantung obat yang digunakan, serta jarak hewan ternak yang suspek karena penanganannya juga membutuhkan tranport,” Pungkas dia

SAE








Tags: Dinas Peternakan bangkalanPenyakit mulut dan kukuPMK kokopTermuan wabah Pmk bangkalan
88
Dilihat
FacebookTwitterWhatsApp

Berita Terkait

Anggota DPR Tinjau Dapur MBG di Bangkalan, Pemkab Nilai Perlu Tata Ulang Perencanaan Dapur

Anggota DPR Tinjau Dapur MBG di Bangkalan, Pemkab Nilai Perlu Tata Ulang Perencanaan Dapur

2 bulan yang lalu
16
Setahun Kepemimpinan Bupati Bangkalan Dinilai Gagal, Politisi PDIP Ungkap Fakta Sebenarnya

Setahun Kepemimpinan Bupati Bangkalan Dinilai Gagal, Politisi PDIP Ungkap Fakta Sebenarnya

2 bulan yang lalu
82
DPR Dorong Akses Pembiayaan Ultra Mikro untuk Perkuat UMKM Bangkalan

DPR Dorong Akses Pembiayaan Ultra Mikro untuk Perkuat UMKM Bangkalan

4 bulan yang lalu
22
Diresmikan Menteri Kebudayaan, UTM Kini Miliki Museum Budaya sebagai Pusat Kajian Madura

Diresmikan Menteri Kebudayaan RI, UTM Kini Miliki Museum Budaya sebagai Pusat Kajian Madura

4 bulan yang lalu
55
Gelar Turnamen Volly, Cara Desa Larangan Sorjan Bangkalan Tekan Kenakalan Remaja

Gelar Turnamen Volly, Cara Desa Larangan Sorjan Bangkalan Tekan Kenakalan Remaja

4 bulan yang lalu
23
Tingkatkan Mutu Akademik, UTM Gelar Sosialisasi Permendikti Saintek Nomor 39/2025

Tingkatkan Mutu Akademik, UTM Gelar Sosialisasi Permendikti Saintek Nomor 39/2025

4 bulan yang lalu
26
Berikutnya
Reses Mahfud S.Ag: Warga Curhat Banyak Jalan Rusak

Reses Mahfud S.Ag: Warga Curhat Banyak Jalan Rusak

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer

© 2019 @Penanews.id All Rights Reserved

  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret

© 2021 Penanews.id All right reserved.