• Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer
Sabtu, 18 April 2026
Penanews.id
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Penanews.id
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Beranda Madura Bangkalan

Peternak Harus Tahu, Ini Penyebab Penyakit Mulut dan Kuku

  • Kamis, 19 Mei 2022 09:29
FacebookTwitterWhatsApp

Baca Juga:

Saat Wabah PMK Mengganas, Stok Obat Disnak Bangkalan Menipis

Terdampak Wabah PMK, Peternak dan Pedagang Sapi di Bangkalan Butuh Kelonggaran



Penanews.id, JAKARTA – Penyakit mulut dan kuku sedang menjangkiti sapi di beberapa tempat, terutama di Jawa Timur. Wabah penyakit mulut kuku ini meresahkan para peternak.

Penyakit ini disinyalir dapat menyebabkan kerugian ekonomi yang cukup besar jika tidak ditangani secara serius. Lantas apa itu penyakit mulut kuku?

Sri Murtini, Dosen Fakultas Kedokteran Hewan IPB University bidang mikrobiologi medik, menerangkan bahwa penyakit mulut dan kuku adalah penyakit infeksi virus yang bersifat akut dan sangat menular pada hewan berkuku genap/belah (cloven-hoofed).

Hewan berkuku genap meliputi sapi, kambing, domba, kerbau dan babi. Penyakit ini memiliki nama lain aphthae epizootica (AE), aphthous fever, foot and mouth disease (FMD).

Penyebab penyakit PMK adalah virus dari genus  Apthovirus, keluarga (Famili) picornaviridae. Ada tujuh  serotype PMK yang telah diidentifikasi, yaitu tipe Oise (O); Allemagne (A); German Strain (C); South African territories 1 (SAT1); SAT 2; SAT 3; dan Asia 1. Tipe O, A, C, SAT 1, SAT 2, SAT 3 dan Asia 1 tersebut yang secara imunologis berbeda satu sama lain.

Berdasarkan sejarah, Indonesia pertama kali diserang penyakit mulut kuku pada tahun 1887 di Malang. Penyakit itu lalu menyebar ke berbagai wilayah di Indonesia dan sudah dilakukan pengendaliannya.

Pada 1983, penyakit mulut dan kuku meletup kembali di daerah Blora, Jawa Tengah. Upaya pengendaliannya dilakukan secara masif yang membutuhkan waktu tiga tahun berturut-turut sampai ternak dinyatakan bebas penyakit.

Penyebab wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) di Indonesia pada 1983 itu hanya disebabkan oleh satu serotipe, yaitu serotipe O. “Sedangkan tipe yang mewabah saat ini sedang dalam proses identifikasi” ujar Sri dilansir Forest Digest.

Tanda penyakit mulut kuku ini berupa pembentukan vesikel/lepuh dan erosi di mulut, lidah, gusi, nostril, puting, dan di kulit sekitar kuku. Karena penyakit ini disebabkan oleh virus, maka penyakit ini mudah tersebar.

“Virus ini mudah menyebar melalui udara dan penyebarannya sangat cepat sehingga begitu menyerang seekor hewan dengan cepat virus menyebar ke hewan lainnya” terang Sri.

Berdasarkan data Kementerian Pertanian per 5 Mei 2022, kasus penyakit mulut kuku telah melanda sekitar 1.296 ekor sapi di Jawa Timur. Menurut Sri, hal ini bisa disebabkan oleh masuknya produk hewan atau jeroan yang mengandung virus.

Masuknya hewan yang telah terinfeksi dari daerah endemis seperti negara tetangga Indonesia juga bisa menjadi penyebabnya. “Bisa jadi karena seluruh produk itu dimasukkan secara ilegal karena tak melewati badan karantina terlebih dulu,” Tambah Sri.

Kementerian Pertanian berupaya untuk melakukan pencegahan penularan penyakit ini. Usaha tersebut antara lain seperti membatasi lalu lintas ternak,  surveilance,  tindakan biosecurity dan pemotongan atau pemusnahan hewan yang terjangkit.

“Lalu lintas ternak sudah kita awasi baik di tingkat provinsi maupun kabupaten, sementara untuk pemotongan hewan juga sudah kami berikan surat edaran untuk dilakukan secara ketat,” ujar Nasrullah, Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, di laman Kementerian Pertanian.

Penyakit mulut dan kuku tidak menular ke manusia. Pada hewan, penyakit ini bisa menyebar dengan cepat di wilayah dengan suhu yang sejuk dan sapi berdekatan.

EMbe



Tags: Penyakit mulut dan kukuPenyakit PMK JatimTemuan PMK di Bangkalan
81
Dilihat
FacebookTwitterWhatsApp

Berita Terkait

Anggota DPR Tinjau Dapur MBG di Bangkalan, Pemkab Nilai Perlu Tata Ulang Perencanaan Dapur

Anggota DPR Tinjau Dapur MBG di Bangkalan, Pemkab Nilai Perlu Tata Ulang Perencanaan Dapur

2 bulan yang lalu
16
Setahun Kepemimpinan Bupati Bangkalan Dinilai Gagal, Politisi PDIP Ungkap Fakta Sebenarnya

Setahun Kepemimpinan Bupati Bangkalan Dinilai Gagal, Politisi PDIP Ungkap Fakta Sebenarnya

2 bulan yang lalu
82
DPR Dorong Akses Pembiayaan Ultra Mikro untuk Perkuat UMKM Bangkalan

DPR Dorong Akses Pembiayaan Ultra Mikro untuk Perkuat UMKM Bangkalan

4 bulan yang lalu
22
Diresmikan Menteri Kebudayaan, UTM Kini Miliki Museum Budaya sebagai Pusat Kajian Madura

Diresmikan Menteri Kebudayaan RI, UTM Kini Miliki Museum Budaya sebagai Pusat Kajian Madura

4 bulan yang lalu
55
Gelar Turnamen Volly, Cara Desa Larangan Sorjan Bangkalan Tekan Kenakalan Remaja

Gelar Turnamen Volly, Cara Desa Larangan Sorjan Bangkalan Tekan Kenakalan Remaja

4 bulan yang lalu
23
Tingkatkan Mutu Akademik, UTM Gelar Sosialisasi Permendikti Saintek Nomor 39/2025

Tingkatkan Mutu Akademik, UTM Gelar Sosialisasi Permendikti Saintek Nomor 39/2025

4 bulan yang lalu
26
Berikutnya
Terdakwa Korupsi Tak Boleh Lagi ‘Mendadak Muslimah’  di Persidangan

Terdakwa Korupsi Tak Boleh Lagi 'Mendadak Muslimah' di Persidangan

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer

© 2019 @Penanews.id All Rights Reserved

  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret

© 2021 Penanews.id All right reserved.