
Penanews.id, BANGKALAN – Pemprov Jatim punya program yang diberi nama Jatim Puspa. Di Kabupaten Bangkalan, jumlah penerima bantuan ini sebanyak 194 KPM atau keluarga penerima manfaat.
Program Jatim Puspa ini di khususkan bagi kaum perempuan yang telah memiliki usaha. Tujuannya sebagai tambahan modal agar bisnisnya semakin membaik.
Kepala Bidang Pemberdayaan Desa, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Bangkalan Mohammad Holil merinci 184 KPM itu tersebar di 4 kecamatan.
Di Kecamatan Labang, hanya 1 desa yang menerima Jatim Puspa yaitu Desa Bunajih dengan jumlah penerima 25 KPM.
Sementara di kecamatan Kwanyar ada 4 Desa, terdiri dari Desa Tebul 13 KPM, Due’ Buter 12 KPM, Ketetang 10 KPM dan Sumur Kuning 34 KPM, sementa Gunung siring 16 KPM
Adapun di Kecamatan Burneh yang menerima hanya Desa Burneh sebanyak 23 KPM, Sementara kecamatan Arosbaya tersebar dari dua desa diantaranya Desa Bato Naong 15 KPM dan Glegge sebanyak 36 KPM.
“Bagi kecamatan dan Desa yang sudah mendapatkan tahun kemarin maka tahun ini tidak akan mendapatkan lagi,” papar dia
Holil menyampaikan, adapun tahun ini yang akan menerima Jatim Puspa hanya 3 Kecamatan, diantaranya Kecamatan Modung terdiri dari 3 Desa, Desa Pateng Teng 28 KPM Manggeen 24 dan Alas Kokon 36 KPM.
Sementara Kecamatan Sepuluh 3 Desa diantaranya Bengserreh 22 KPM Prancak 32 dan Lembung Pasisir sebanyak 12 KPM, Sementara kecamagan Klampis hanya 1 Desa Penyaksakan sebanyak 40 KPM.
“Tahun ini yang menirima KPM 194,” terang dia.
Holil memaparkan, adapun kriteria yang menerima Bantuan itu begi ibu-ibu yang memiliki usaha, sehingga bisa memulihkan ekonomi di tengah pandemi
“Sasarannya yang sudah lulus dari PKh, karena sumber data dari PKh.,” Ujar dia
Kata Holil Penerima manfaat dari Jatim puspa itu cair satu tahun sekali, setiap KPM hanya menerim Rp 2,5 Juta yang akan digunakan untuk pemulihan ekonomi di tengah pandemi.
“Anggaran itu akan diperuntukan sesuai dengan kesepakatan waktu Musdes,” pungkas dia.
SAE







