
Penanews.id, BANGKALAN – Sejak tiga hari lalu, Sabtu, 26 Februari 2022, aliran listrik di Pulau Madura byar pet. Dampaknya listrik ke pelanggan dialirkan secara bergiliran. Masalahnya padaman bergilir itu berlangsung lama.
“Hari ini padam hampir 9 jam,” Kata Sakdiyah, Warga Jaddih, Kecamatan Socah, Senin, 28 Februari 2022.
Dilansir dari Radar Madura, pasokan listrik di Madura berasal dari dua tempat dan lewat dua cara. Sumber pertama berasal dari saluran udara tegangan tinggi (SUTT) 150 kV di Kedung Cowek. Listrik dari sini dialirkan secara hybrid lewat penghantar udara.
Suplai kedua berasal saluran kabel tegangan tinggi (SKTT) 150 kV yang disalurkan pada Jembatan Suramadu ke Bangkalan. Gangguan listrik yang terjadi akhir-akhir ini berasal dari saluran kabel ini.
PLN terus berupaya melakukan perbaikan dan penormalan dengan mengerahkan 40 personel untuk menemukan sumber gangguan.
”Sejak Sabtu malam, personel PLN dari Unit Pelaksana Transmisi yang tergabung dalam tim Emergency Recovery System (ERS) menelusuri penyebab gangguan. Sebagian memperbaiki transmisi,” ucap Manajer PLN UP3 Pamekasan M. Farqi Faris.
Dia menjelaskan, letak gangguan berada di Jembatan Suramadu dan akan dilakukan pembongkaran titik sambung (join pit).
”Sekarang sedang ditangani tim dari transmisi. Mohon doa dan dukungannya dari seluruh pelanggan PLN di Madura,” pinta Farqi.
EMbe







