
Penanews.id, SUMENEP – Dewan Pendidikan Kabupaten Sumenep (DPKS) memberikan apresiasi luar biasa terhadap salah seroang siswa di SMAN 1 Bluto Kabupaten Sumenep, atas nama Waris Rahman yang telah Meraih Medali Emas, dalam kejuaraan matematika tingkat nasional yang diselenggarakan Genius Competition.
Juru Bicara DPK Sumenep, Achmad Junaidi mengatakan, seiring dengan berkembangnya peradaban dunia, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, kompleksnya masalah kehidupan menuntut sumber daya manusia yang handal dan mampu berkompetisi.
”Kami sangat bangga dan memberikan apresiasi yang se tinggi-tingginya dengan keberhasilan saudara Waris Rahman. Keberhasilan dia meraih medali emas, tentu membanggakan kepada kedua orang tuanya, guru, dan seluruh masyarakat di Sumenep,” ujar Achmad Junaidi.
Dia berharap, kedepan akan lahir generasi Ayik, panggilan akrab Waris Rahman, yang memiliki kemampuan luar biasa. Bahkan, lanjut Junaidi, diharapkan Ayik akan bisa bersaing kedepan di tingkat internasional.
”Semoga prestasi Ayik akan diikutin oleh adik-adiknya. Kami akan mendorong, para siswa di Sumenep untuk terus aktif belajar untuk meraih kesuksesan. Sebab, tiada kesuksesan tanpa adanya usaha dengan sungguh-sungguh,” katanya.
Kabar keberhasilan Ayik tersebut disampaikan oleh orang tua Ayik, Moh Zaini, kepada Dewan Pendidikan Kabupaten Sumenep. Pusat olimpiade sendiri dilaksanakan di Medan Sumatera Utara. Waris menjadi utusan Sumenep melalui seleksi Jawa Timur untuk ikut berkompetisi secara online bersama dengan peserta lain di tanah air.
”Terimakasih Ayik, ayah dan mama dapat kabar baru pada tahun baru 2022 ini. Sedangkan Untuk medalinya, masih belum penyerahan. Insyaallah dalam waktu dekat ini,” kata Moh Zaini, ketika berbincang-bincang dengan Anggota DPK Sumenep.
Terpisah, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur wilayah Sumenep, Samsul Arifin mengaku bersyukur dengan prestasi Waris Rahman. Dia berharap hal itu bisa menjadi motivasi terhadap siswa yang lain.
“Kami atas nama Dinas berharap agar sekolah-sekolah lain ikut mengenjot kemampuan siswanya masing-masing sesuai keahlinya. Sehingga bakatnya bisa muncul,” harapnya.
Untuk diketahui, di Jawa Timur sendiri peraih medali emas tidak sendiri, melainkan ada juga utusan dari lembaga lain. Diantaranya siswa dari SMAN Negri 1 Malang, SMAN 19 Surabaya, MAN 2 Banyuangi, SMA Wahid Hasyim Surabaya, Serta SMAN 1 Mojosari.
Bus







