Penanews.id, BANGKALAN- Harga seragam di salah satu SD favorit di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, menjadi perbincangan netizen karena dianggap terlalu mahal.
Menurut data yang diterima penanews.id, di SD yang menjadi sekolah favorit para pejabat ini, mematok biaya seragam sebesar Rp 205 ribu.
Rinciannya: Topi harganya Rp 20 ribu. Ikat pinggang juga Rp 20 ribu. Dua buah kaos kaki warna putih Rp 30 ribu. Dua buah kaos kaki hitam Rp 30 ribu. bendera Rp 5 ribu, bendera lokasi Rp 10 ribu, satu set nama dada Rp 10 ribu dan yang termahal sampul raport 80 ribu.
Menanggapi biaya ini, Kepala Bidang (Kabid) SD, Dinas Pendidikan (Disdik) Bangkalam, Dwi Ega mengatakan kebijakan itu murni kebijakan masing-masing sekolah.
“Kami tidak pernah memberikan kebijakan apapun terkait pembelian atribut sekolah.” Jelas Dwi Ega, Kamis (30/9/2021).
Menurutnya, pembelian seragam di sekolah merupakan sebuah cara kepala sekolah membranding sekolahnya untuk menarik minat masyarakat menyekolahkan anaknya.
“Pemenuhan seragam dan lain-lain yang menjadi kebutuhan pribadi siswa, tidak dapat dianggarkan dari dana Bos, ” lanjut dia.
Meski dinas tak ikut campur, menurut Ega, pembelian atribut seragam perlu ada persetujuan dengan komite di sekolah itu
“Dari Dinas tidak ada kebijakan apapun, ini inisatif kepala sekolah, selama ada kesepakatan dengan komite. namun saya tidak menjastis itu bermasalah atau tidak, tolong itu diartikan sendiri,” Tutur dia.
Adapun soal harga yang diduga lebih mahal dari harga pasaran, Ega mengatakan hal itu masalah teknis.
“Itu sudah ranahnya sekolah,” Pungkas dia.
SAE








