
Penanews.id, BANGKALAN – Ok-Oce Ina Makmur Surabaya resmi membuka cabang di Kabupaten Bangkalan. Hadirnya Ok-Oce ditandai dengan pelantikan pengurusnya langsung oleh Wakil Bupati Moh Mohni di Pendopo Agung, Kamis ( 19/8/2021).
Usai pelantikan, Mohni bilang kehadiran OK-Oce diharapkan bisa memajukan perekonomian masyarakat. Salah satunya dengan banyak menciptakan lapangan kerja.
“Saya harap, pengurus OK Oce kedepannya tidak hanya kumpul-kumpul, sehingga unit-unit usaha baru bisa berkembang,” kata dia.
Ketua OK-Oce Bangkalan, Lukman Hakim melihat Bangkalan punya banyak pontesi baik alam dan budaya yang bisa dikembangkan, baik dalam sektor Wisata maupun UMKM.
“Banyak pelaku UMKM di Bangkalan seperti contoh, Porduk yang terbuat dari buah salak, seperti sirup salak, dodol salak dan lain sebagainya,” jelasnya
Sayangnya, kata Lukman, dari sekian banyak produk UMKM itu terkendala pemasaran. Pajak yang besar, kata dia, membuat produk UMKM sulit masuk ke toko modern.
Maka itu, Lukman berharap Pemerintah daerah bisa memberikan kebijakan, supaya setiap pasar modern mau memasarkan produk UMKM lokal.
“Itu akan lebih baik.” Tandasnya
Sejarah Ok-Oce
Dikutip dari tirto.id, program OK-OCE diperkenalkan Sandiaga Uno sejak dimulainya masa kampanye Pilkada DKI Jakarta pada Januari 2017 lalu.
Saat kampanye, Sandiaga mengatakan apabila Anies dan dirinya terpilih menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, mereka akan menerapkan program OK-OCE.
Artinya dari program itu adalah One Kecamatan, One Center of Entrepreneurship, berupa ikhtiar melahirkan wirausaha di setiap kecamatan Ibukota Jakarta.
Saat masih berkampanye, Sandiaga mengklaim program OK-OCE sudah diikuti 3.300 pengusaha muda.
Dalam kampanye Pilkada DKI, Sandiaga mengulang-ulang manfaat OK OCE. Bahkan ia sempat mengaitkan OK-OCE dengan situasi sosial seperti penggusuran. OK-OCE juga dikatakan digadang-gadang sebagai solusi atas lambatnya birokrasi dalam melayani dunia usaha.
OK OCE mulai surut sejak ia memilih hengkang setelah 10 bulan menjadi Wagub DKI dan maju sebagai calon wakil presiden 2019.
Pada 2018, sejumlah gerai yang diklaim bagian program OK OCE b ertumbangan seperti di Jalan Warung Jati Barat, Kalibata. Salah satu faktornya: sepi pembeli dan sewa yang mahal.
SAE







