Penanews.id, BANGKALAN – Dinas Koperasi Usaha Micro (DISKOP-UM) Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur bakal memverifikasi 24 ribu pelaku usaha kecil menengah (UMKM) di kabupaten setempat.
Tujuannya tidak lain dalam rangka upaya persiapan penerimaan bantuan dari pemerintah pusat yang disebut Bantuan Presiden (Banpres) bagi UMKM yang mengajukan pada tahun 2020, namun belum dapat.
Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Dinkop UM) Bangkalan Iskandar Ahadiyat meminta pelaku usaha yang mengajukan di tahun lalu tetap tenang. Sebab mereka masih memiliki peluang mendapat bantuan Banpres tersebut.
“Awalnya data itu memang ditarik tapi setelah ada koordinasi lanjutan ternyata tetap berlanjut. Makanya tetap tenang dulu,” ujarnya, Selasa, 20 April 2021.
Yayat sapaan lekatnya menuturkan, 24 ribu pelaku usaha UMKM tersebut masih dilakukan identifikasi. Hal ini untuk memastikan telah menerima bantuan atau tidak.
“Dari 24 ribu itu akan dilakukan verifikasi dan akan dipilih yang belum. Lalu akan disampaikan ke Diskop Pemprov,” ungkapnya.
Selain itu, lanjut yayat, pengajuan diperkirakan dilakukan pada bulan Mei mendatang dengan menggunakan aplikasi yang akan ditentukan menteri keuangan. Sehingga data yang tidak sesuai akan langsung diketahui.
“Makanya kami masih menunggu aplikasinya ini. Jadi harap sabar dulu,” tutupnya.
Abdi








