• Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer
Senin, 18 Mei 2026
Penanews.id
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Penanews.id
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Beranda Madura Bangkalan

Anggota Komisi VIII Minta Kemensos Percepat Penyaluran Bantuan Sembako ke NTT

  • Senin, 5 April 2021 14:26
FacebookTwitterWhatsApp

Baca Juga:

Tiga Alasan Anggota DPR Hasani bin Zuber Dukung Kenaikan PPN 12 Persen

Sekolah Politik Demokrat Bangkalan: Pemuda sebagai Pilar Transformasi Politik

  • Anggota MPR RI Hasani Bin Zuber menggelar sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan


Penanews.id, BANGKALAN – Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Demokrat, Hasani Bin Zubair meminta Kementerian Sosial segera menyalurkan bantuan kepada korban bencana alam yang melanda Nusa Tenggara Timur, Ahad, 4 April 2021.

Menurut Hasani, bantuan kebutuhan pokok, makanan siap saji juga obat-obatan harus diutamakan karena paling dibutuhkan warga saat ini.

“Pertama, seluruh anggota Fraksi Demokrat berbelangsungkawa atas bencana alam di NTT. Kedua, kami meminta Kemensos segera menyalurkan bantuan untuk meringankan beban para korban,” kata dia, Senin, 5 April 2021.

Melihat luasnya wilayah yang terdampak banjir dan tanah longsor, Hasani menyarankan Kemensos berkoordinasi dengan lembaga lain seperti BNPB, TNI juga Polri untuk mengantisipasi sulitnya medan saat pendistribusian bantuan.

“Tempat pengungsian tidak hanya di satu lokasi, makanya perlu bantuan BNPB, TNI dan Polri,” ujar dia.

Namun Hasani mengingatkan penyaluran bantuan sebiasa mungkin tidak merepotkan warga dengan urusan administratif.

“Saya dengar Ibu Mensos ke lokasi, saya minta jangan sampai peristiwa di Kalsel terulang, para korban mengeluh masih dimintai KTP dan KK untuk dapat bantuan,” kata dia.

Menurut data BNPB, empat Kecamatan di Kabupaten Flores Timur menjadi wilayah paling parah terkena bencana, yakni Kecamatan Ile Boleng, Kecamatan Adonara Timur, Kecamatan Adonara Barat, dan Kecamatan Wotan Ulumado.

Sejauh 41 orang dikabarkan tewas dan 27 orang lainnya hilang dalam bencana yang terjadi setelah wilayah NTT diguyur hujan deras selama tiga hari.

EMBE



Tags: Banjir bandangBanjir NTTDemokratDPR RIHasani bin zuber
131
Dilihat
FacebookTwitterWhatsApp

Berita Terkait

Anggota DPR Tinjau Dapur MBG di Bangkalan, Pemkab Nilai Perlu Tata Ulang Perencanaan Dapur

Anggota DPR Tinjau Dapur MBG di Bangkalan, Pemkab Nilai Perlu Tata Ulang Perencanaan Dapur

3 bulan yang lalu
16
Setahun Kepemimpinan Bupati Bangkalan Dinilai Gagal, Politisi PDIP Ungkap Fakta Sebenarnya

Setahun Kepemimpinan Bupati Bangkalan Dinilai Gagal, Politisi PDIP Ungkap Fakta Sebenarnya

3 bulan yang lalu
87
DPR Dorong Akses Pembiayaan Ultra Mikro untuk Perkuat UMKM Bangkalan

DPR Dorong Akses Pembiayaan Ultra Mikro untuk Perkuat UMKM Bangkalan

5 bulan yang lalu
24
Diresmikan Menteri Kebudayaan, UTM Kini Miliki Museum Budaya sebagai Pusat Kajian Madura

Diresmikan Menteri Kebudayaan RI, UTM Kini Miliki Museum Budaya sebagai Pusat Kajian Madura

5 bulan yang lalu
58
Gelar Turnamen Volly, Cara Desa Larangan Sorjan Bangkalan Tekan Kenakalan Remaja

Gelar Turnamen Volly, Cara Desa Larangan Sorjan Bangkalan Tekan Kenakalan Remaja

5 bulan yang lalu
25
Tingkatkan Mutu Akademik, UTM Gelar Sosialisasi Permendikti Saintek Nomor 39/2025

Tingkatkan Mutu Akademik, UTM Gelar Sosialisasi Permendikti Saintek Nomor 39/2025

5 bulan yang lalu
30
Berikutnya
Waspada Masker Medis Palsu, Kemenskes Bagi Tips Kenali Masker Asli

Waspada Masker Medis Palsu, Kemenkes Bagi Tips Kenali Masker Asli

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer

© 2019 @Penanews.id All Rights Reserved

  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret

© 2021 Penanews.id All right reserved.