• Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer
Selasa, 26 Mei 2026
Penanews.id
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Penanews.id
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Beranda Madura Bangkalan

Ingin Data Kemiskinan Direvisi, Mathur Undang Reses Pendamping PKH

  • Senin, 8 Maret 2021 15:42
FacebookTwitterWhatsApp

Penanews.id, BANGKALAN- Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Mathur Khusairi kembali melakukan Serap Aspirasi (Reses) di Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur.

Kali ini peserta jaring aspirasi itu adalah pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Bangkalan. Kegiatan itu berlangsung di aula pertemuan Dinas Sosial (Dinsos). Senin, 8 Maret 2021.

Baca Juga:

Khidmatnya Rutinan MDS Rijalul Ansor di Pesantren Darul Hasan Lajing

Rayakan Anniversary ke-4, AHPC Madura Santuni Anak Yatim dan Sambut Komunitas SE-Jatim

Mathur mengatakan Program Keluarga Harapan diluncurkan oleh pemerintah sejak tahun 2007. Kini usianya sudah 14 tahun.
Secara umur, lanjut dia, program ini tidak baru lagi.

“Tentunya kita bisa menilai secara profesional bahwa pendamping PKH sangat membasis, bukan hanya di Bangkalan, tapi se Indonesia. Seharusnya data kemiskinan maupun bansos wujud dari APBN atau APBD tidak boleh lagi ada persoalan,” ujar dia.

Akan tetapi lanjut dia, Mathur mengaku hampir setiap hari selalu mendengar keluhan dari masyarakat soal data kemiskinan.

Dalam Reses ini, ujar dia, ini bukan dalam rangka mengoreksi kinerja pendamping PKH selama ini. Akan tetapi pihaknya ingin data kemiskinan segera di verifikasi dan valid.

“Data ini nanti kalau sudah valid bisa digunakan oleh OPD sebagai acuhan,” ujarnya.

Pihaknya kata Mathur sengaja memilih pendamping PKH dalam reses ini karena yang berkaitan langsung dengan program dibawah Kementerian Sosial (Kemensos) itu adalah mereka.

“Karena mereka yang resmi kemudian menangani program bantuan dari Pemerintah ya temen temen PKH, kalau yang lain tergantung kepala daerah,” ucapnya

Alasan Mathur reses dengan pendamping PKH ini ingin tau persoalan sebenarnya yang ada di masyarakat. Sehingga kadang ada gejolak, demo bahkan tudingan pemotongan.

“Ternyata tadi banyak persoalan yang muncul dari data base, dari awal negara kita ternyata tidak selesai seperti aplikasi yang bermunculan mempersulit kinerja teman teman, belum lagi yang berkepentingan, belum lagi menghadapi kepala desa. Alhamdulillah tadi banyak aspirasi yang saya serap sebagai bahan nanti kita sampaikan kepada OPD terkait dj Provinsi soal data kemiskinan di Bangkalan ini,” tutupnya.

Abdi

Tags: BangkalanBersama dinas sosialData kemiskinan bangkalanDinas sosial kabupaten BangkalanReses dengan pendamping PKHReses Mathur
70
Dilihat
FacebookTwitterWhatsApp

Berita Terkait

Anggota DPR Tinjau Dapur MBG di Bangkalan, Pemkab Nilai Perlu Tata Ulang Perencanaan Dapur

Anggota DPR Tinjau Dapur MBG di Bangkalan, Pemkab Nilai Perlu Tata Ulang Perencanaan Dapur

3 bulan yang lalu
17
Setahun Kepemimpinan Bupati Bangkalan Dinilai Gagal, Politisi PDIP Ungkap Fakta Sebenarnya

Setahun Kepemimpinan Bupati Bangkalan Dinilai Gagal, Politisi PDIP Ungkap Fakta Sebenarnya

3 bulan yang lalu
87
DPR Dorong Akses Pembiayaan Ultra Mikro untuk Perkuat UMKM Bangkalan

DPR Dorong Akses Pembiayaan Ultra Mikro untuk Perkuat UMKM Bangkalan

5 bulan yang lalu
24
Diresmikan Menteri Kebudayaan, UTM Kini Miliki Museum Budaya sebagai Pusat Kajian Madura

Diresmikan Menteri Kebudayaan RI, UTM Kini Miliki Museum Budaya sebagai Pusat Kajian Madura

5 bulan yang lalu
59
Gelar Turnamen Volly, Cara Desa Larangan Sorjan Bangkalan Tekan Kenakalan Remaja

Gelar Turnamen Volly, Cara Desa Larangan Sorjan Bangkalan Tekan Kenakalan Remaja

5 bulan yang lalu
26
Tingkatkan Mutu Akademik, UTM Gelar Sosialisasi Permendikti Saintek Nomor 39/2025

Tingkatkan Mutu Akademik, UTM Gelar Sosialisasi Permendikti Saintek Nomor 39/2025

6 bulan yang lalu
30
Berikutnya
Waspada, Varian Baru COVID-19 Telah Masuk Indonesia, 4 Positif

Waspada, Varian Baru COVID-19 Telah Masuk Indonesia, 4 Positif

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer

© 2019 @Penanews.id All Rights Reserved

  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret

© 2021 Penanews.id All right reserved.