Penanews.id, Bangkalan- Pramuka adalah pendidikan ekstra kurikuler untuk mengeksplorasi potensi yang ada dalam diri siswa untuk kreativitas, berinovasi hingga membentuk karakter dan Budi pekerti yang luhur.
Yang menjadi landasan Gugus depan (Gudep) Satya Dharma, MKKS Zona III Bekerjasama dengan dengan DKR kecamatan Blega, kwarcab serta kapus Diklat Bangkalan, mengadakan kegiatan perkemahan Jum’at, Sabtu dan Minggu (PERJUSAMI) Jum’at (8/11/2020).
“Kegiatan Pramuka ini untuk menjalin solidaritas dan silaturahmi di sebuah lapangan yang berbeda di dusun tanderah Desa Blega Oloh kecamatan Blega, kabupaten Bangkalan, dengan menggunakan protokol kesehatan (prokes) yang sangat ketat, disediakan alat cuci tangan, Han sanitizer dan alat pendeteksi suhu”.
Sebelum masuk ke bumi perkemahan peserta Pramuka di cek suhu tubuhnya oleh pendamping yang disediakan oleh pemerintah, Pusdiklat kabupaten Bangkalan dan KPD kabupaten Sampang.
Panitia perjusami Agus Salim mengatakan, kegiatan perjusami di ikuti oleh 24 Regu, terdiri dari dua kecamatan, kecamatan Blega dan Konang, kegiatan tersebut diharapkan mampu membentuk karakter siswa dan dapat membangun kedisiplinan dan mental yang baik sebagai modal kehidupan siswa di masa yang akan datang, Tegasnya.
Agus berharap setelah acara perjusami tersebut siswa lebih percaya diri serta lebih mandiri dalam melaksanakan aktivitas dan dalam kehidupan sehari-hari dan mampu mengamalkan 10 Dasa Dharma Pramuka, sehingga ada perubahan signifikan terhadap karakter dan kreativitas yang dilakukan oleh siswa sehingga nantinya orang tua siswa bisa menilai kalau kegiatan Pramuka perjusami ini banyak manfaatnya, imbuhnya.
Panitia perjusami mengucapkan banyak terima kepada semua pihak yang telah mendukung dan mengsukseskan acara perjusami tersebut terutama kepada kepala Bandung, Mudhar, ucapnya.
Wakil ketua korlap Perjusami, Moh. Jamil mengatakan dengan diakan perjusami ini adalah ajang untuk berkreasi, karena di dalamnya terdapat berbagai macam kegiatan yang diperlombakan, di antaranya, prioniring ( tali temali) yel-yel, Baris berbaris (BB) cerdas cermat dll, saat di wawancara oleh tim penanews.id.
“Moh. Jamil menambahkan dengan berbagai kegiatan yang dilaksanakan dalam kegiatan perjusami tersebut mampu membawa perubahan karakter ke arah yang lebih baik terutama tingkah laku dan Budi pekerti”, ucapnya.
Red








