• Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer
Jumat, 12 Juni 2026
Penanews.id
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Penanews.id
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Beranda Nusantara

Penghapusan Ujian Nasional Tahun 2021

  • Senin, 2 Desember 2019 09:30
FacebookTwitterWhatsApp

Mendiknas Nadiem Makarim

penanews.id, JAKARTA – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim (kanan) mengkaji penghapusan Ujian Nasional atau UN tahun 2021 untuk mencegah stres pada siswa.

Baca Juga:

MBKM: Progam Lintas Bidang Ilmu, Bagaimana Ketuntasan Disiplin Ilmunya?

Kasus Covid Naik Lagi, Menteri Nadiem Izinkan Sekolah Hentikan Belajar Tatap Muka

Menteri Pendikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim mengkaji penghapusan Ujian Nasional atau UN untuk mencegah stres pada siswa.

Namun ia menyampaikan jika akhinya dihilangkan, sistem pendidikan tanpa ujian akhir baru berlaku pada tahun 2021.

Nadiem mengatakan UN masih akan dilaksanakan pada tahun depan. Sedangkan saat ini Kemendikbud masih mengevaluasi pelaksanaannya.

“Menghindari hal negatif dari sisi stres, lalu (agar tak) menghukum siswa yang mungkin kurang kuat di bidangnya,” kata Nadiem di Kemendikbud, Jakarta, Sabtu (30/11).

Nadiem mengatakan dirinya menerima aspirasi dari guru, orang tua murid, serta murid yang ingin menghindari efek buruk UN. Dia menjelaskan pada prinsipnya perbaikan dilakukan bukan saja dengan semangat menghapus ujian akhir.

“Tapi memperbaiki esensi UN, apakah menilai prestasi murid atau prestasi sistem,” ujar pendiri Gojek itu.

Sebelumnya, anggota Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Fraksi Gerindra Ali Zamroni mengkritisi wacana penghapusan UN tersebut.

Menurutnya, rencana ini mengaburkan banyak persoalan yang semestinya diatasi oleh Kemendikbud.

“Contohnya soal kesejahteraan guru, nasib guru honorer, akses pendidikan, mutu kualitas pendidikan yang merata dan lain sebagainya,” kata Ali, seperti dilansir dari Antara, Sabtu (30/11).

Ali juga menginginkan Kemendikbud memberikan tolak ukur bagi siswa yang berprestasi seperti di bidang olahraga, matematika, “Penghapusan UN seperti ingin main praktis saja,” ujar dia.

SUMBER: tempo.co

Tags: Nadiem makarimUN Dihapus
43
Dilihat
FacebookTwitterWhatsApp

Berita Terkait

PSHT Ranting Banyuates Gelar Tasyakuran Warga Baru

PSHT Ranting Banyuates Gelar Tasyakuran Warga Baru

11 bulan yang lalu
84
Diduga Kelelahan, Warga Surabaya  Hantam Fuso yang Sedang Parkir

Diduga Kelelahan, Warga Surabaya Hantam Fuso yang Sedang Parkir

1 tahun yang lalu
54
Kepala Daerah Wajib Hadiri Pelantikan Serentak di Jakarta, Biaya Ditanggung Pemda

Kepala Daerah Wajib Hadiri Pelantikan Serentak di Jakarta, Biaya Ditanggung Pemda

1 tahun yang lalu
71
Bidan Teladan ‘Dihadiahi” Motor, Hadiah Ditarik Lagi Seusai Upacara

Bidan Teladan ‘Dihadiahi” Motor, Hadiah Ditarik Lagi Seusai Upacara

1 tahun yang lalu
53
Tim Pemenangan Paslon ManFaat, Salurkan Bantuan Air Bersih Serentak di 4 Kecamatan

Tim Pemenangan Paslon ManFaat, Salurkan Bantuan Air Bersih Serentak di 4 Kecamatan

2 tahun yang lalu
103
Nonton Konser Musik di Bangkalan, Puluhan Orang Kecopetan Handphone

Nonton Konser Musik di Bangkalan, Puluhan Orang Kecopetan Handphone

2 tahun yang lalu
59
Berikutnya
Kalahkan Xiomi, Realme Jadi Merek Ponsel Terlaris Keempat di Indonesia

Kalahkan Xiomi, Realme Jadi Merek Ponsel Terlaris Keempat di Indonesia

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer

© 2019 @Penanews.id All Rights Reserved

  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret

© 2021 Penanews.id All right reserved.