
Penanews.id, MAKASSAR – Pembunuhan pegawai Dishub Makassar Najamuddin Sewang dilatari perkara asmara yaitu cinta segitiga.
Di Dinas Perhubungan Makassar ada seorang wanita bernama Rachma. Jabatannya kepala seksi. Wanita berstatus janda inilah yang jadi rebutan antara Kasatpol PP Makassar Muhammad Iqbal Asnan dan Najamuddin Sewang.
Belakangan Polrestabes Makassar berhasil mengungkap misteri tewasnya Najamuddin. Ia ditembak oleh seorang polisi. Dari sinilah nama Muhammad Iqbal Asnan terseret karena dialah yang menyuruh polisi itu menembak korban dengan imbalan Rp 85 juta.
Kapolrestabes Makassar Kombes Budi Haryanto mengingatkan asmara bisa membuat siapapun menjadi buta hati dan tidak berpikir sehat.
“Makanya saya ingatkan yang lain soal ini. Jangan punya simpanan,” Katanya dilansir detik.com.
Wali Kota Makassar Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto membenarkan bahwa Rachma adalah pejabat di Dinas Perhubungan.
Rachma juga disebut menjadi pengurus sebuah organisasi karate. Namun bukan Forki.
“Kepala seksi kah apa (di Dishub Makassar). Maksudnya saya tahu orangnya,” ucap Danny.
Soal motif cinta segitiga dibalik penembakan Najamuddin, Danny enggan berspekulasi lebih jauh.
“Namanya rumor sering kita dengar tapi pastinya itukan biarkan di penyelidikan (polisi),” tegas Danny dilansir detik.com.
Kakak kandung korban, Juni Sewang mengungkap fakta Kasatpol PP Makassar Muh Iqbal Asnan pernah memperkenalkan Rachma Dishub Makassar kepadanya. Saat itu, Kasatpol PP Makassar mengakui Rachma sebagai istri sirinya.
Menurut Juni, dia berteman baik dengan Kasatpol PP karena merupakan kakak seniornya saat kuliah. Sehingga Iqbal memperkenalkannya dengan Rachma.
“Iya (dikenalkan) sebagai istrinya (siri). Tapi saya tahu bahwa itu bukan istrinya (yang pernah diketahuinya). Ada istrinya dan saya kenal baik,” ungkap Juni kepada detikSulsel, Minggu (17/4).
Hubungan asmara Kasatpol PP Makassar dan Rachma disebut sudah terjalin cukup lama. Sementara adiknya yang menjadi korban, Najamuddin disebutnya juga sempat dekat dengan wanita tersebut.
“Dia (Muhammad Iqbal Asnan) bilang, Jun, kenal ko dulu kakakmu (istri siri Iqbal). Jadi saya bilang kakakku (istri sah Kasatpol) Lurah. Sepengetahuanku istri sahnya Pak Iqbal ini Lurah dan saya kenal istrinya,” jelasnya.
Juni kemudian menghubungkan kejadian saat dia diperkenalkan dengan Rachma ini dengan kasus yang menimpa adiknya. Dia menduga aksi penembakan yang dilakukan terhadap adiknya ada kaitan Rachma. Motifnya cinta segitiga.
“Nah bisa jadi kenapa Pak Kapolres bilang ini cinta segitiga, bisa jadi Pak Iqbal cemburu sama korban. Berangkat dari situ Iqbal nekat sampai menghabisi korban,” ucap Juni.
Kakak korban, Juni Sewang menjelaskan Kasatpol PP Muhammad Iqbal Asnan pernah mengancamnya. Dia meminta agar korban Najamuddin yang merupakan adik Juni agar menjauhi Rachma.
“Iqbal sendiri pernah menghubungi saya secara langsung dan menyatakan bahwa ada tekanan pengancaman di dalamnya,” ungkap Juni saat ditemui di Polrestabes Makassar, Sabtu (16/4).
Juni menuturkan ancaman Kasatpol PP Makassar itu disampaikan sejak 2019 lalu. Dia diancam Kasatpol PP Makassar lewat telepon.
“Ancamannya langsungnya ke saya. Dia bicara langsung ke saya by phone, ‘kalau bukan adekmu saya habisi’,” kata Juni.
EMbe







