• Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer
Minggu, 31 Mei 2026
Penanews.id
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Penanews.id
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Beranda Opini

Agar Beristighfar Tidak Malah Berpotensi Dosa

  • Sabtu, 12 Maret 2022 12:48
FacebookTwitterWhatsApp

Baca Juga:

Waktu yang Baik Buat Berdoa

Hukum Wayang: Sunan Giri Mengharamkan, Sunan Kudus Membolehkan Asal Bentuknya Digepengkan

Gus Baha’. Foto: portal magetan


Penanews.id, JAKARTA – Kata Gus Baha’, sudah menjadi sifat manusia untuk berbuat salah dan khilaf.

Hal ini menurut Gus Baha yang membuat seorang muslim diharuskan mengucap kalimat istighfar ketika melakukan kesalahan.

Banyak orang menurut Gus Baha yang setiap kali berbuat kesalahan langsung mengucapkan istighfar.

Semisal dalam beberapa menit dirinya melakukan kesalahan berulangkali dan sebanyak itu pula dirinya mengucapkan istighfar.

Menurut Gus Baha banyak orang yang beranggapan jika banyak mengucap istighfar akan membuat dosa yang dilakukannya dapat diampuni.

“Padahal berapa banyak kalimat istighfar yang diucapkan tidak menjamin kalau dosanya akan diampuni oleh Allah SWT,” kata Gus Baha.

Ampunan Allah SWT kata Gus Baha adalah kehendaknya dan tidak ditentukan oleh jumlah kalimat istighfar yang dikatakannya.

Menurut Gus Baha kalimat istighfar hanyalah salah satu cara untuk mendapat ampunan dari Allah STW.

“Dan saya tegaskan lagi kalau istighfar bukan menjadi cara satu-satunya, Allah mengampuni itu karena kehendaknya, bukan karena istighfar,” jelas Gus Baha.

Gus Baha mengatakan lagi bahwa apabila seseorang menargetkan berapa banyak kalimat istighfar yang akan diucapkan malah akan membuatnya terkesan bersifat sombong.

“Iya, seolah-olah keputusan diampuni tidaknya dosa seseorang ditentukan oleh amal seseorang tersebut, bukan karena kehendak Allah SWT,” ucap Gus Baha.

“Istighfar ya istighfar saja, tidak usah merasa Allah mengampuniku kalau aku istighfar, kalau tidak aku bisa disiksa, itu sombong berarti menggantungkan Allah dengan amalmu,” ujar Gus Baha dilansir portal sulut.

EMbe

Tags: Gus baha bicara maulid nabigus baha tentang orang matiGus Baha'Istighfar
41
Dilihat
FacebookTwitterWhatsApp

Berita Terkait

Mahasiswa Tewas Dipukuli Karena Tidur di Masjid, Bagaimana Sebenarnya Hukum Tidur di Masjid?

Mahasiswa Tewas Dipukuli Karena Tidur di Masjid, Bagaimana Sebenarnya Hukum Tidur di Masjid?

7 bulan yang lalu
118
Meluruskan Narasi Negatif “Calon Tunggal”, Menuju Perhelatan Kontestasi Pilkada Bangkalan

Meluruskan Narasi Negatif “Calon Tunggal”, Menuju Perhelatan Kontestasi Pilkada Bangkalan

2 tahun yang lalu
124
Efek Elektoral Dukungan Demokrat Ke Prabowo

Efek Elektoral Dukungan Demokrat Ke Prabowo

3 tahun yang lalu
40
Perlunya Suksesi Kekuasaan

Perlunya Suksesi Kekuasaan

3 tahun yang lalu
61
Pastikan Kita Punya Urgensi Dan Alasan Yang Kuat Untuk Mengubah Sistem Pemilu

Pastikan Kita Punya Urgensi Dan Alasan Yang Kuat Untuk Mengubah Sistem Pemilu

3 tahun yang lalu
39
Moral Politik Transaksional

Moral Politik Transaksional

3 tahun yang lalu
49
Berikutnya
Akhirnya Khofifah Kabulkan Tuntutan Sopir Truk ODOL

Akhirnya Khofifah Kabulkan Tuntutan Sopir Truk ODOL

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer

© 2019 @Penanews.id All Rights Reserved

  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret

© 2021 Penanews.id All right reserved.