
Penanews.id, BANGKALAN- Sudah beberapa tahun terakhir, Siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Serabi Timur harus berbagi kelas saat sekolah.
Situasi ini dikarenakan tiga ruang kelas di SD yang terletak di Kecamatan Modung, Bangkalan itu, telah ambruk sejak 2018 da sampai saat ini belum tersentuh renovasi
Ketua Dewan Pendidikan (DP) Kabupaten Bangkalan H Mustahal Rasyid menyarankan agar Kepala sekolah Serabi Timur 2 melaporkan ke Dinas Pendidikan.
” Difoto lalu dilaporkan ke Diknas, jumlah murid dan status tanah juga harus jelas. Untuk menerima pembangunan harus memenuhi syarat itu,” Papar dia
Sementara itu Kordinator Wilayah (Korwil) Pendidikan Modung, Miskawi membenarkan siswa di SDN II Serabi Timur memang kekurangan ruangan kelas. , 3 ruang kelasnya roboh dan tersisa 3 ruangan sehingga untuk belajar 1 ruangan disekat menjadi 2 kelas.
Miskawi menceritakan, sebelumnya sekolah itu bermasalah dibidang tanah karena bukan milik pemerintah, namun setelah diurus masalah itu sudah tertasi dan muncul masalah baru terkait pembangunan.
“Sekolah itu sudah diajukan, namun Dapodiknya tidak sinkron. Makanya kita sudah rapatkan untuk pembenahan Dapodik, tahun ini kita komitmen untuk memperbaiki Dapodiknya semoga nanti tidak ada kendala lagi agar bisa segera diajukan pembangunan,” pungkas dia.
SAE







