• Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer
Senin, 27 April 2026
Penanews.id
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Penanews.id
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Beranda Nasional

Profil Luhut Binsar Pandjaitan: Anak Sopir Bus Hingga Pernah Menolak Jabatan Menteri

  • Selasa, 28 September 2021 17:30
FacebookTwitterWhatsApp

Penanews.id, JAKARTA – Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar pandjaitan lahir di Simargala, Huta Namora, Silaen, Toba Samosir, Sumatera Utara pada 28 September 1947.

Luhut merupakan anak ke-1 dari 5 bersaudara. Ia lahir dari pasangan Bonar Pandjaitan dan Siti Frida Naiborhu.

Baca Juga:

Luhut ke Surabaya, Temui Para Kiai

Perjalanan Domestik Kini Tak Perlu Tes PCR atau Antigen, Ini Syaratnya!

Luhut dibesarkan oleh ayahnya yang bekerja sebagai supir bus. Hal ini dilakukan ayahnya untuk membiayainya bersekolah. Dari perusahaan ayahnya pula ia mendapatkan beasiswa ke Cornell University (Amerika Serikat).

“Saya menjalani kehidupan bersama orang tua saya dengan penuh perjuangan. Almarhum Ayah memulai karir sebagai sopir bus. Rupiah demi rupiah hasil kerja keras beliau kumpulkan demi menjangkau pendidikan lebih tinggi bagi anak-anaknya. Atas ketekunan dan kesungguhannya Ayahanda, saya menjadi Putra Indonesia pertama yang berkesempatan dikirim belajar ke Cornell University (Amerika Serikat) atas biaya perusahaan tempat beliau bekerja setelah tidak lagi menjadi sopir bus,” ujarnya melalui kanal pribadinya, luhutpandjaitan.id.

Sebelum sampai ke Cornell University, Luhut pernah bersekolah di Bandung. Ketika itu ia bersekolah di SMA Penabur.

Berdasarkan maritim.go.id, Di sinilah ia kemudian menjadi salah satu pendiri Kesatuan Aksi Pelajar Indonesia (KAPI) yang menghimpun pelajar dan mahasiswa menentang Orde Lama atau Orla dan PKI.

Pada Tahun 1967, Luhut masuk Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (AKABRI) bagian Darat dan 3 tahun kemudian meraih predikat sebagai Lulusan Terbaik pada tahun 1970, sehingga mendapatkan penghargaan Adhi Makayasa.

Saat ini Luhut menjabat di jabatan pemerintahan. Hal ini dimulainya pada masa pemeintahan Presiden B.J Habibie. Ketika itu ia menjabat sebagai Duta Besar Republik Indonesia untuk Singapura.

Berdasarkan maritim.go.id, Kepiawaian Luhut dalam diplomasi dianggap mampu mengatasi hubungan kedua negara yang sempat terganggu dan kurang selarasnya komunikasi antar pemimpin negara sepeninggal Presiden Soeharto.

Lebih lanjut, Luhut Binsar Pandjaitan juga pernah menduduki jabatan Menteri Perdagangan dan Industri Republik Indonesia pada masa pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.

Luhut sempat ditawari kembali mengisi posisi tersebut setelah Gus Dur lengser, namun Luhut menolak tawaran Megawati lantaran ia ingin menjaga etikanya kepada Gus Dur.

Sumber: tempo.co

Tags: Anak sopir busJakartaLuhut binsar PanjaitanMentri koordinator bidang kemaritiman dan investasiProfil LuhutToba Samosir
162
Dilihat
FacebookTwitterWhatsApp

Berita Terkait

Bencana Uji Solidaritas Bangsa, Hasani bin Zuber: 4 Pilar Kebangsaan Harus Hadir Nyata

Bencana Uji Solidaritas Bangsa, Hasani bin Zuber: 4 Pilar Kebangsaan Harus Hadir Nyata

4 bulan yang lalu
20
Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah Resmikan SAS Center UTM, Dorong Olahraga Madura Lebih Maju

Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah Resmikan SAS Center UTM, Dorong Olahraga Madura Lebih Maju

5 bulan yang lalu
34
Komnas HAM: Proyek Strategis Nasional Perlu Tinjauan Ulang Demi Perlindungan Masyarakat Adat

Komnas HAM: Proyek Strategis Nasional Perlu Tinjauan Ulang Demi Perlindungan Masyarakat Adat

5 bulan yang lalu
35
Aba Syafi Ceritakan Sosok Muhammad Tabrani, Siapa Dia?

Aba Syafi Ceritakan Sosok Muhammad Tabrani, Siapa Dia?

6 bulan yang lalu
22
Dampingi Presiden Prabowo, Menteri Ekraf Terima Presiden Macron di Borobudur

Dampingi Presiden Prabowo, Menteri Ekraf Terima Presiden Macron di Borobudur

11 bulan yang lalu
58
Anggota MPR RI Hasani bin Zuber Tekankan Peran Mahasiswa Jaga Empat Pilar Kebangsaan di Era Digital

Anggota MPR RI Hasani bin Zuber Tekankan Peran Mahasiswa Jaga Empat Pilar Kebangsaan di Era Digital

11 bulan yang lalu
43
Berikutnya
Operasi Tuntas Semeru, Polres Bangkalan Ringkus 21 Budak Sabu

Operasi Tuntas Semeru, Polres Bangkalan Ringkus 21 Budak Sabu

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer

© 2019 @Penanews.id All Rights Reserved

  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret

© 2021 Penanews.id All right reserved.