Penanews.id
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Kamis, 5 November 2026
  • Login
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Penanews.id
No Result
View All Result
Home Madura Sampang

Pulihkan Psikologi Siswa Pasca Kelamaan Sekolah Online, MTs Al Bukhari Sreseh Gelar Seminar

TwitterFacebookWhatsApp

Baca Juga:

Rakernas APAISI Soroti Sekolah Online Mengurangi Substansi Pendidikan


Penanews.id, SAMPANG – Sekolah online yang diterapkan sejak kemunculam pandemi covid-19 akhir 2019, mempunyai dampak buruk pada siswa.

Menteri Pendidikan Nadiem Makarim mengklasifikasikan dampak buruk itu dalam tiga kelompok.

Pertama, anak menjadi rentan putus sekolah. Hal ini umumnya akibat membantu orang tuanya mencari duit.

Dampak kedua adalah pada tumbuh kembang anak dan ketiga yaitu tekanan psikososial hingga menjadi korban dalam kekerasan dalam rumah tangga karena minimnya interaksi dengan guru, murid dan lingkungan.

Apa yang dikemukakan Nadiem ini juga menjadi kekhawatiran para guru di sekolah. MTs Al Bukhari Kecamatan Sreseh, Kabupaten Sampang misalnya memulai pembelajaran tatap muka dengan memberikan pencerahan kepada para siswa tentang bahaya kekerasan dalam rumah tangga.

Pada Senin, 20 September 2021, yayasan MTs Al Bukhari menggelar seminar dengan tema pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

Pemateri seminar ini langsung diisi para ahli dari Dinas Sosial Kabupaten Sampang Bidang Resos.

“Kami sengaja mengadakan seminar ini, untuk membentengi siswa agar tidak menjadi korban kekerasan. Sekaligus memulihkan psikologi mereka pasca libur panjang PPKM,” kata Kepala Sekolah MTs Al Bukhari, Moh Yakub S.Pdi.

Menurut dia, terlalu lama sekolah online membuat anak gampang stres. stres disebabkan oleh minimnya interaksi dengan guru, teman dan lingkungan luar ditambah tekanan akibat sulitnya pembelajaran jarak jauh.

“Selain stres, anak juga mengalami kekerasan yang tidak terdeteksi. Sebab, pelajaran di rumah tanpa diawasi oleh guru sehingga anak mudah terjebak mendapatkan kekerasan dari orang dekatnya,” ungkap pri yang juga Ketua PAC Modung 1 GP Ansor Bangkalan ini.

EMbe




Tags: Dampak buruk sekolah onlineDinas sosial SampangMTs Al Bukhari sresehSekolah online
260
VIEWS
TwitterFacebookWhatsApp

Related Posts

Krisis Air Bersih Sampang, Ruang Sejahtera Distribusikan 1,2 Juta Liter Air

Krisis Air Bersih Sampang, Ruang Sejahtera Distribusikan 1,2 Juta Liter Air

4 minggu ago
38
Kades se-Madura, Hadiri Pengukuhan Klebun Wijdan Menjadi Korwil PKDI Madura Raya

Kades se-Madura, Hadiri Pengukuhan Klebun Wijdan Menjadi Korwil PKDI Madura Raya

11 bulan ago
74
Diduga Pecah Ban, Mobil Boks Terguling di Jembatan Suramadu

Diduga Pecah Ban, Mobil Boks Terguling di Jembatan Suramadu

12 bulan ago
32
Wali Murid Keluhkan Menu MBG di Sampang

Wali Murid Keluhkan Menu MBG di Sampang

12 bulan ago
60
Aktivis PMII Soroti Penangkapan Demonstran Pilkades di Sampang

Aktivis PMII Soroti Penangkapan Demonstran Pilkades di Sampang

12 bulan ago
228
IMPRES Malang Soroti Pemerintah Sampang, Dukung Aksi Desak Pilkades Segera Digelar

IMPRES Malang Soroti Pemerintah Sampang, Dukung Aksi Desak Pilkades Segera Digelar

1 tahun ago
130
Next Post
Surat Lengkap Irjen Napoleon Bonaparte, Soal Alasan Dia Menganiaya Muhammad Kace di Tahanan

Surat Lengkap Irjen Napoleon Bonaparte, Soal Alasan Dia Menganiaya Muhammad Kace di Tahanan

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer

© 2019 @Penanews.id All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret

© 2026 Penanews.id All right reserved.

Welcome Back!

Sign In with Facebook
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In