• Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer
Senin, 4 Mei 2026
Penanews.id
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Penanews.id
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Beranda Ekonomi

Cerita Holilah, Penjual Cendol Musiman Asal Bangkalan Yang Selalu Dinanti Pembeli

  • Minggu, 5 September 2021 19:06
FacebookTwitterWhatsApp
Holilah sedang bercerita ditengah kesibukannya melayani pembeli (Foto/SAE)

Penanews.id, Bangkalan- Holilah (45) warga Desa Buluh, Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur adalah pedagang ‘cendol’ di Desa setempat.

Para warga sangat menanti kehadirannya untuk menikmati kelezatan ‘cendol buatannya. Tak ayal, dagangannya cepat ludes meski masih di pagi hari.

Baca Juga:

Ini Identitas Pemuda yang Tewas di Klobungan

Merekam Lebih Dekat, Sulitnya Air Bersih di Sampang Saat Kemarau

Holilah bisa dikatakan pedagang yang unik, sebab Ia menjalani profesi pedagang cendol hanya pada musim kemarau saja. Sementara pada musim hujan sibuk dengan aktifitas tani.

“Saya berjualan cendol ini hanya di musim kemarau saja. Kalau tidak berjualan di musim kemarau maka asap dapur saya tidak mengepul,” kata dia kepada Penanews.id, Minggu, 5 September 2021.

Holilah membandrol cendolnya permangkok dengan harga Rp 2 ribu rupiah. Meski terkesan murah, perempuan paru baya itu tak ingin meraup untung banyak.

“Walapun murah yang penting bisa mendapatkan untung walapun sedikit,” ujar dia.

Meski harga cendol murah meriah, Holilah tetap mengayunkan kakinya, dengan harapan, keringat yang kelauar dari tubuhnya bisa menghasilkan pundi-pundi rupiah.

“Bismillalah, ‘Cendo-Cendol’ itulah yang selalu saya ucapkan saat berjualan,” bebernya.

Kholilah mengaku setiap hari selepas melaksanakan salat subuh bergegas membuat kebutuhan pokok untuk cendol. Kata dia, makanan cendol adalah warisan para leluhur.

“Bahan bahannya saya buat sendiri, kalau semua beli ke pasar maka ibu tidak mendapatkan keuntungan,” tutupnya.

SAE

Tags: CendolKecamatan SocahMusim kemarauPenjual cendolWarga asal Bangkalan
127
Dilihat
FacebookTwitterWhatsApp

Berita Terkait

Tekan Beban Subsidi Energi, Hasani Bin Zuber Sosialisasikan Efisiensi Energi di Bangkalan

Tekan Beban Subsidi Energi, Hasani Bin Zuber Sosialisasikan Efisiensi Energi di Bangkalan

5 bulan yang lalu
23
Tanam Hexa Reef, PHE WMO Lestarikan Pesisir dan Dongkrak Pariwisata di Bangkalan

Tanam Hexa Reef, PHE WMO Lestarikan Pesisir dan Dongkrak Pariwisata di Bangkalan

5 bulan yang lalu
27
Belum Ada Kepastian Ganti Rugi Rumpon, Petronas Disorot Ketua Klebun Pantura

Belum Ada Kepastian Ganti Rugi Rumpon, Petronas Disorot Ketua Klebun Pantura

9 bulan yang lalu
136
Pemkab Bangkalan Alokasikan Rp135 Miliar untuk Tiga Program Prioritas Tahun 2025

Pemkab Bangkalan Alokasikan Rp135 Miliar untuk Tiga Program Prioritas Tahun 2025

10 bulan yang lalu
113
Warga Bangkalan Sulap Pembuangan Sampah Jadi Area Budidaya Cabai yang Produktif

Warga Bangkalan Sulap Pembuangan Sampah Jadi Area Budidaya Cabai yang Produktif

11 bulan yang lalu
65
Sapi Milik Warga Bangkalan Dibeli Presiden Prabowo untuk Kurban

Sapi Milik Warga Bangkalan Dibeli Presiden Prabowo untuk Kurban

11 bulan yang lalu
45
Berikutnya
Puan akan Bicarakan Keadilan Akses Vaksin Bersama Para Ketua Parlemen Dunia

Puan akan Bicarakan Keadilan Akses Vaksin Bersama Para Ketua Parlemen Dunia

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer

© 2019 @Penanews.id All Rights Reserved

  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret

© 2021 Penanews.id All right reserved.